Semarang, Intra62.com.Puting Beliung Merusak Puluhan Rumah di Semarang. Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah, mempercepat penanganan dan pemulihan akibat angin puting beliung yang menghancurkan 65 rumah di Kelurahan Gedawang.
Di Balai Kelurahan Gedawang, Kecamatan Banyumanik, Semarang, Senin (6/4/2026), Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti memberikan bantuan . Yaitu berupa paket sembako kepada warga yang terkena dampak.
Pada hari Senin, terjadi angin puting beliung yang merusak 65 rumah di RW 02 dan RW 03, Kelurahan Gedawang, Kecamatan Banyumanik, Semarang.
Sejak peristiwa, Pemkot Semarang telah bekerja sama dengan masyarakat untuk memberikan tanggapan cepat. Termasuk pendataan, pembersihan lingkungan, dan penyediaan bantuan darurat.
Ia menyatakan komitmennya untuk memastikan bahwa seluruh jajaran Pemkot Semarang menangani bencana dengan cepat.
Yang pertama, yang ingin saya sampaikan adalah bahwa seluruh ASN di Kota Semarang ini wajib gerak cepat alias gercep. Jika ada bencana, RT atau RW harus langsung melapor kepada Bu Lurah, masuk ke dalam laporan kita, dan langsung tertangani,” katanya.
Ini memastikan bahwa penanganan awal telah dilakukan secara sigap oleh berbagai pihak, mulai dari kelurahan, BPBD, hingga dinas teknis terkait.
Sejak kejadian, bantuan darurat seperti sembako, selimut, dan terpal telah diberikan. Sementara itu, dinas terkait bersama warga menangani pohon tumbang.
Dia berpendapat bahwa kerja sama pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk mempercepat penanganan bencana.
Ia menyatakan bahwa perangkat daerah, seperti kelurahan, kecamatan, Disperkim, DPU, dan BPBD, bertanggung jawab atas penanganan fisik, sementara Dinas Sosial menangani dampak sosial.
Dia menambahkan, “Penanganan cepat saat terjadi bencana dimana Perkim, PU, dan BPBD ini adalah ujung tombak, dan kemudian Dinas Sosial harus menyelesaikan masalah sosial segera setelah itu.”
Bantuan 20 juta
Selain itu, pemkot Semarang menawarkan bantuan stimulan sebesar Rp20 juta untuk setiap rumah yang terdampak, dengan proses verifikasi yang dilakukan oleh pihak kelurahan dan OPD yang terkait.
Menurutnya, kebijakan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi warga sehingga mereka dapat segera kembali ke rumahnya.
Ia menekankan bahwa pemulihan pascabencana harus dilakukan dengan cepat dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, masyarakat Gedawang dapat segera bangkit melalui tindakan cepat dan kerja sama.
Mudah-mudahan kita semua diberkati dan tidak lagi ada bencana di Kelurahan Gedawang.
Baca juga : BRIN Meminta Pemerintah Memantau Kesehatan Pohon di Jalan Selama Musim Hujan.
( Anisa-red )
