Jakarta, Intra62.com – Seorang pria di Tanjung Priok berusia 54 tahun berinisial AH ditemukan dalam keadaan terkapar di kamar rumahnya dengan kondisi dua pisau tertancap di perutnya, Senin (24/7/2023).
Menurut keterangan ketua RT setempat, Iyus Ruslimat membenarkan bahwa AH memang mencoba melakukan percobaan bunuh diri.
“Benar, warga saya memang ada yang mencoba melakukan bunuh diri. Pisau sudah di perutnya, pas saya datang,” kata Ketua RT, Selasa (25/7/2023).
Meski begitu, belum ada kejelasan tentang apa kronologi dan alasan AH yang mencoba melakukan percobaan bunuh diri.
Atas kejadian tersebut AH dilarikan ke Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat.
Baca juga :
- Kasus Perdagangan Organ Tubuh (Ginjal) Di Bekasi
- Kasus Mutilasi Mahasiswa UMY, Korban Dibunuh di Kamar Kos nya di Yogyakarta
Adik Ipar AH, Yati (60) mengatakan bahwa sebelum kejadian tersebut, korban sempat mengeluh sakit lambung.
Yati menduga sakit lambung itulah yang menjadi salah satu alasan korban mencoba melakukan bunuh diri itu.
“Tadinya mengeluh sakit lambung. Mungkin kesal ya sama penyakit,” ujar Yati.
Terlepas dari penyakit tersebut, Yati menduga penyebab utamanya adalah masalah ekonomi, korban yang pusing memikirkan biaya sekolah anak.
Yati juga mengungkapkan bahwa korban AH memang sering menceritakan, dirinya ingin sekali anaknya itu berpendidikan.
Diketahui, AH memiliki empat anak dan tiga dari empat itu duduk di bangku sekolah swasta.
Kontak Bantuan
https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/
