• Fri. Apr 24th, 2026

Petani Atur Pola Tanam hadapi Kemarau Panjang, Imbau Pemkot Jaktim.

ByBunga Lestari

Apr 24, 2026

Jakarta, Intra62.com –

Untuk menghadapi musim kemarau panjang yang diprediksi akibat fenomena El Niño, pemerintah kota Jakarta Timur (Jaktim) mengimbau para petani untuk mengatur pola tanam mereka.

Pola tanamnya harus diperhatikan dan waktunya tepat. Saat panen melon Inthanon di RW 012, Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, Jumat, Wali Kota Jakarta Timur Munjirin mengatakan bahwa dampaknya mungkin mulai Juni atau Juli.

Dia menyatakan bahwa di tengah potensi penurunan curah hujan, perubahan pola tanam menjadi langkah penting untuk menjaga produktivitas pertanian.

Dia mengatakan bahwa jika petani tidak melakukan perencanaan yang matang, mereka berisiko mengalami penurunan hasil panen atau bahkan gagal panen.

Selain itu, waktu tanam harus disesuaikan dengan kondisi cuaca agar tanaman dapat tumbuh dengan baik dengan sedikit air.

 

Untuk menghindari kekeringan ekstrim, waktu panen juga harus dihitung sejak awal.

 

Munjirin mengingatkan bahwa tidak hanya masalah waktu, tetapi juga betapa pentingnya memilih varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering sebagai cara untuk beradaptasi agar pertanian tetap berjalan meskipun menghadapi dampak perubahan iklim.

“Pilih jenis tanaman yang tidak membutuhkan banyak air dan tahan musim kemarau,” kata Munjirin.

Sebaliknya, dia juga menyarankan untuk menghemat air. Untuk menjaga keberlangsungan pertanian selama musim kemarau, pengelolaan air yang tepat dianggap sangat penting.

Pemkot Jakarta Timur yakin para petani dapat tetap menjaga produktivitas dan ketahanan pangan di wilayahnya masing-masing meskipun dihadapkan pada musim kemarau panjang dengan menyesuaikan pola tanam, varietas yang tepat, dan efisiensi penggunaan air.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo sebelumnya mengingatkan jajarannya untuk mempersiapkan diri untuk mengantisipasi dampak fenomena El Niño terhadap ekonomi ibu kota.

Pada 16 April 2026, Pramono menyatakan, “Secara resmi, BMKG sudah menyampaikan bahwa El Nino akan dimulai pertengahan April hingga September, artinya, ini cepat atau lambat pasti akan memengaruhi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.”

Dia juga menjelaskan bagaimana fenomena El Niño dapat berdampak pada banyak hal, mulai dari ketersediaan makanan hingga stabilitas harga di pasar.

Baca Juga : Pemkot Jakut menutup dua lapangan padel ilegal.

Baca Juga : Pemkot Medan Mengundang 150 Perusahaan ke Bursa Kerja 2026.

(R

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/