Jakarta, Intra62.com –
Menurut Muhaimin Iskandar, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), lingkungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat memotivasi bisnis baru.
Menko PM Muhaimin Iskandar mengatakan, “Salah satu ekosistem yang paling terbentuk adalah bagaimana menumbuhkan pelaku usaha baru sekaligus menstabilkan harga, sehingga petani untung dari proses MBG. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bu Nanik juga menyatakan bahwa MBG dalam waktu singkat dapat membantu mengatasi harga telur di Jawa Timur, bukan hanya telur, karena MBG juga berhasil mengatasi fluktuasi inflasi di Jawa Timur.”
Menko Muhaimin menegaskan bahwa salah satu tujuan Program MBG adalah untuk mendorong masyarakat di bawah kelas ekonomi, karena jumlah uang yang beredar sangat besar dan harus berdampak pada mereka.
Menurutnya, fokus utama dari BGN ini adalah ekosistem pemberdayaan ekonomi di bawah. Bolak-balik BGN menyampaikan bahwa uang yang beredar di bawah jumlahnya sangat besar dan harus berdampak kepada mereka.
Untuk membantu orang miskin dan miskin ekstrem, Muhaimin menekankan bahwa perbaikan manajemen Program MBG harus mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Menko Muhaimin Iskandar menyatakan, “Dalam pelaksanaan perbaikan manajemen MBG yang dilakukan BGN ini, saya mengingatkan untuk mengacu pada Instruksi Presiden (Inpres) 4 tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional, yang menunjukkan bahwa daerah tertinggal, kemiskinan ekstrem, dan kemiskinan adalah prioritas yang harus diutamakan dalam pemberian penerima manfaat DTSEN ini.”
Mengingat Inpres Nomor 8 Tahun 2025 tentang penanggulangan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem, yang mencakup dua masalah langsung terkait dengan MBG, Menko PM menegaskan bahwa perbaikan tata kelola MBG juga harus mengacu pada hal ini. Pertama, orang miskin dan miskin ekstrem diberi prioritas. Kedua, ekosistem yang mendukung kaum miskin diberi prioritas.
Terakhir, saya sangat senang dengan manajemen baru ini. Menko PM Muhaimin Iskandar menyatakan, “Saya optimis program presiden yang sangat baik ini, jika dikelola dengan manajemen yang benar, akal sehat, dan tangan dingin, saya yakin tangan dingin Kepala BGN Bu Nanik akan menjalankan program ini dengan baik, Insya Allah.”
Baca Juga : Kemenko Ekonomi Menekankan Pengembangan Sistem Asuransi Pariwisata Lebih Luas.
Baca Juga : Wali Kota Madiun Tidak Lagi Bertugas Didakwa Menerima Gratifikasi dan Pemerasan.
(Red).
