Jakarta , Intra62,com . Penyelundupan Nikel 5 juta ton ke China , Bahlil ; Saya kaget . Nikel menjadi bahan baku Industri besar seperti kabel , Koin, Elektornik dan persenjataan militer . Tema Penyelundupan nikel diangkat oleh redaksi intra62 sebagai catatan akhir pekan ,( 22/7/2023 ).
Menyoal kembali isu tentang nikel menjadi sorotan berbegai pengamat , dari pengamat dari netizen , tukang ojol , obrolan pinggir jalan , pengusaha dan sampai Menteri Memberikan komentar yang beragam . Yang menarik adalah selevel Menteri seperti Menteri BKPM , Bahlil ketika ditanya awak media ( 21/7/2023 ) saat konprensi Pers . Bahklil Lahadalia mengaku kaget ekspor illegal 5,2 juta ton ke China . Publik juga tahu bahwa larangan ekspor nikel diberlakukan sejak januari 2020 sudah di larang oleh Pemerintah . Nah lho..
Hal ini perlu di confirm ke Kementerian perdagangan , Tapi saya cek gak ada kok kementerian Perdagangan mengeluarkan izin ekspor . Atau mungkin ganti judul ya , isinye nikel tapi dokumen nya pasir contohnya ,wallahua’lam , ” Ungkap Bahlil .
Kontra komentar juga disampaikan oleh Wasekjend Asosiasi Demokrasi Indonesia ( AWDI ) Anis ,ketika diminta pendapatnya . Anis mengaku pura-pura kaget . Artinya prosesi pemalsuan dokumen sudah tidak menjadi barang aneh di Republik tercinta ini .
Ada perbedaan isi judul dokumen dan isi barang yang akan di ekspor . Di duga ada modus yang rutin dalam penyelundupan ini . Ini kejahatan sistemik yang segera perlu di usut tuntas , ” Ujarnya .
Dan yang menjadi unik ketahuannya barang itu sudah di negeri China . Dari Data penerima mereka katakan bahwa yang di kirim kok nikel . Lalu dari mana bahasa nikel itu , apakah tertera di dokumem atau melihat secara fisik ( sampel ) , ” tanya Anis .
Baca juga : Menteri ESDM Gak Percaya 5 Juta Ton Nikel RI Kecolongan
Usut tuntas penyelundupan nikel
Pernyataan pura-pura dari Anis adalah sebagai wujud anti tesa dari komen Menteri BKPM Bahlil . Anis juga setuju dengan pendapat Menteri Bahlil bahwa penegak hukum perlu turun cek ke lapangan . Karena ini sudah lama sekali pola yang rapi , terrencana dan terstruktur di jalankan .
Segera usut tuntas . Tidak sulit mengecek data ke China , karena sistem sudah digitalisasi semua . Mudah sekali itu ditrace . KPK sangat mudah untuk melacak nya karena sudah punya sistem yang mumpuni , ” terang Menko Maritim LBP .
Metode narasi yang gayung bersambut antara kementerian ESDM , Menteri BKPM dan Menko LBP adalah segera perlu difollow up oleh KPK . Apalah Ketua KPK berani mengusut dengan tegas ? mari kita tunggu episode selanjutnya .
Lika liku birokrasi seperti irama musik yang mendayu-dayu seperi lagu dangdut tanpa suara , tapi ikut ” bergoyang ” . Tentang erornya sistem birokrasi dan tidak adanya kontrol yang jelas mengenai perjalanan ekspor . Sudah banyak sekali perkeliruab di negeri ini , kelas menenga perlu berpartisipasi aktif dalam ikut mengkontrol jalannya pemerintahan . ( Tim red )
