Jakarta, Intra62.com – Penyakit stroke sangat berbahaya dan bisa membunuh secara diam-diam berdampak kelumpuhan otak. Bisa menyebabkan kematian, dan membawa dampak kecacatan bagi pengidapnya.
Stroke ringan atau transient ischemic attack (TIA) tidak boleh diabaikan. Lalu bagaimana cara mengatasi stroke ringan?
Baca Juga: Penyakit Apa Saja Yang Tak Bisa Menggunakan BPJS, Simak Di Bawah Ini
Ketahui cara mengatasi stroke ringan. Umumnya gejala stroke ringan kebanyakan terjadi secara tiba-tiba.
Berikut beberapa gejalanya menurut ahli di National Institutes of Health – MedlinePlus.
Perubahan pada indra
- penglihatan
- rasa
- sentuh
- Dan perubahan kewaspadaan (termasuk kantuk atau tidak sadar)
Perubahan mental
- Kebingungan
- kehilangan ingatan
- kesulitan menulis atau membaca
- kesulitan berbicara
- dan sulit memahami orang lain
Masalah otot
- Kelemahan otot
- penahan menelan
- kerusakan berjalan
- Merasa pusing
- Kehilangan keseimbangan dan koordinasi
- Kurangnya kontrol atas kandung kemih atau usus
- Masalah saraf
- Mati rasa atau kesemutan pada satu sisi
Pada umumnya sekitar 70 persen gejala stroke ringan bisa hilang kurang dari 10 menit, atau 90% akan hilang kurang dari empat jam.
Cara atau metode mengatasi stroke ringan sebagai berikut:
- Perubahan Gaya Hidup
- Konsumsi Obat-obatan
- Menyingkirkan Infeksi
- Operasi. (red/intra62)
