• Wed. Jun 3rd, 2026

Pengoperasian PLTN Pertama Indonesia Diharapkan Dimulai Pada 2032.

ByBunga Lestari

Oct 29, 2025

Jakarta, Intra62.com – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia (RI) Yuliot Tanjung mengatakan bahwa Indonesia berusaha mencapai target emisi nol bersih (net zero emission) pada 2060 dengan pengoperasian (PLTN) pembangkit listrik tenaga nuklir pertama pada tahun 2032.

Saat ini, tenaga nuklir dianggap sebagai opsi strategis untuk memastikan ketahanan dan keberlanjutan energi nasional, kata Yuliot dalam Rapat Eksekutif Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) pada Senin (27/10).

Yuliot mengatakan, “PLTN tidak lagi dianggap sebagai pilihan terakhir, namun menjadi bagian penting dari perencanaan energi nasional.” Dia menambahkan, “PLTN sejalan dengan rencana pembangunan jangka panjang Indonesia serta regulasi baru-baru ini pemerintah mengenai kebijakan energi nasional.”

Peta jalan pemerintah menunjukkan bahwa Pengoperasian PLTN akan mencakup 5% dari bauran energi Indonesia pada tahun 2030 dan 11% pada tahun 2060.

Meskipun prospeknya menjanjikan, Yuliot mengakui bahwa pendanaan, waktu pembangunan, dan masalah keamanan masyarakat adalah masalah.

Untuk menjamin keselamatan dan efisiensi operasional tenaga nuklir, pemerintah akan meningkatkan mitigasi, pengawasan regulasi, dan kerja sama internasional.

Baca Juga : Menteri LH Memastikan Bahwa Target Kedua NDC Tidak Akan Berubah.

Baca Juga :Yusril: Hampir Semua Program Berjalan Baik, Setahun Presiden Prabowo.

( Red ).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/