Jakarta, INTRA62.com – Pengertian kebutuhan dan kemakmuran menarik untuk dibahas perbedaannya. Pasalnya, kebutuhan dengan kemakmuran saling berkaitan dan memiliki hubungan yang sangat erat.
Umumnya semua manusia memiliki yang namanya kebutuhan guna menunjang berlangsungnya hidup. Seperti, kebutuhan primer, sekunder, dan tersier. Jika kebutuhan tersebut telah terpenuhi maka sebuah kemakmuran dapat tercapai.
Lalu dimana letak perbedaannya, simak.
Baca juga : Ekonomi Pancasila Landasan Ekonomi Negara
Perbedaan Kebutuhan dan Kemakmuran
Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), kebutuhan adalah suatu keinginan manusia yang harus dipenuhi.
Sedangkan pengertian kemakmuran ialah dimana seseorang yang telah mampu memenuhi kebutuhan primer, sekunder dan tersier dengan mudah. Atau yang yang mudah dipahami adalah seseorang yang berkecukupan finansial dan mampu memenuhi kebutuhannya baik jasmani maupun rohani.
Setiap individu tentunya memiliki ketentuan tingkat kemakmuran yang berbeda-beda, tergantung dengan pendapatan (gaji) dan rasa puas bagi masing-masing orang.
Kemakmuran terlihat dan dapat diukur dengan menjumlahkan quantity barang atau jasa yang digunakan dalam memenuhi keberlangsungan hidup.
Jadi dapat diartikan bahwa hubungan dan kemakmuran jika suatu individu maupun kelompok sudah mampu memenuhi kebutuhan pokoknya, maka dapat dikatakan bahwa hidupnya telah mencapai kemakmuran.
Namun, kemakmuran biasanya bersifat tidak stabil dikarenakan kebutuhan manusia biasanya tidak ada batasnya. Kodrat manusia memang identik dengan merasa kekurangan, sehingga manusia terbiasa mencari yang lebih dan lebih lagi. (red)
