Jakarta, INTRA62.com – Budaya politik merupakan sistem nilai dan keyakinan yang diyakini bersama oleh masyarakat.
Budaya politik bisa diartikan sebagai suatu orientasi atau pola, dan juga kebiasaan masyrakat dalam melihat dan merespon sesuatu yang dimana tindakan yang dilakukan oleh masyarakat ini mempengaruhi sistem politik itu sendiri.
Budaya politik sendiri meliputi masalah legitimasi, kegiatan partai-partai politik, pengaturan kekuasaan, proses pembuatan kebijakan pemerintah, partisipasi masyarakat dalam pemilu, dan gejolak masyarakat terhadap kekuasaan yang memerintah.
Tipe-Tipe Budaya Politik
Budaya politik Parokial
Tipe budaya ini merupakan tipe yang paling rendah.
Dalam budaya politik ini menunjukan sebuah masyarakat yang tidak punya minat dan kemampuan dalam mengikuti politik.
Tipe budaya politik ini biasanya terdapat pada kelompok-kelompok masyarakat tradisional.
Budaya politik kaula
Tipe budaya politik ini walau masih terlihat pasif, masyarakatnya sudah relatif maju baik sosial maupun ekonominya
Dalam hal partisipasi dan keterlibatan, bisa dibilang sangatlah kecil.
Baca juga :
- Presiden: Jangan Campur Aduk Olahraga dengan Politik
- Sekretaris jendral DPP AWDI tolak perpanjangan pimpinan KPK di Tahun politik
Budaya Politik Partisipan
Budaya Politik merupakan tipe budaya politik yang memiliki kesadaran politik yang sangat tinggi. Para anggota nya pun menyadari hak dan kewajibannya sebagai warga negara serta aktif dalam kegiatan politik.
Dalam tipe ini anggotanya berperan aktif dalam proses politik dan ikut serta dapat memengaruhi sebuah kebijakan politik yang dibuat pemegang kekuasaan.
Budaya politik tipe partisipan adalah tempat yang ideal tumbuh suburnya demokrasi. Hal tersebut dikarenakan terdapat harmonisasi hubungan warga negara dengan pemerintah.
