• Fri. May 15th, 2026

Pemkab Banyuwangi Menjadikan Sumber Air Bersejarah Sebagai Tempat Wisata Edukasi.

ByBunga Lestari

May 15, 2026

Jakarta, Intra62.com – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, berusaha menjadikan daerah sumber mata air tertua dan bersejarah sebagai tempat wisata edukasi alternatif. Mereka juga ingin mengenalkan masyarakat dan siswa.

PUDAM Banyuwangi menggunakan mata air sebagai sumber utama untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kota Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyatakan pada hari Jumat bahwa dia sangat mendukung PUDAM dalam mengenalkan kawasan ini kepada pelajar dan masyarakat. Ini juga semacam pesan kepada generasi muda bahwa sumber air dan lingkungan yang melingkupinya harus dijaga dengan baik.

Dia menambahkan bahwa sumber air Gendor, yang dibangun selama era kolonial Belanda pada tahun 1926 dan mulai beroperasi pada tahun 1927, akan menjadi pilihan alternatif untuk perjalanan pendidikan dan juga dapat dianggap sebagai cagar budaya.

Ipuk mengatakan bahwa sumber mata air tertua itu berada di tengah hutan dengan pohon-pohon tinggi dan rindang, tidak jauh dari rumah penduduk.

Menurut Abdurrahman, Direktur Utama PUDAM Banyuwangi, pelajar dapat melihat langsung sumber air ini, serta cara pengelolaannya. Mereka juga dapat merasakan kesegaran air dari sumber setelah disuling.

Dia menyatakan bahwa PUDAM Banyuwangi sangat memperhatikan wilayah tersebut dan mengelola airnya secara tertutup untuk memastikan bahwa airnya murni dan jernih sebelum didistribusikan ke masyarakat. Sumber Air Gedor tidak pernah kering, meskipun sudah hampir seratus tahun.

Di tempat itu, katanya, anak-anak dapat belajar bagaimana air sumber alam diproses hingga sampai ke rumah-rumah mereka, dan setelah penyulingan, siswa dapat langsung minum kemurnian air sumber tersebut.

Abdurrahman mengatakan, “Di sini siswa bisa melihat bagaimana proses air dari alam ini disalurkan ke rumah-rumah warga, sehingga diharapkan kesadaran menjaga lingkungan akan tumbuh sejak dini.”

Baca Juga : Pengelolaan Sampah Secara Sirkular Di Banyuwangi Layani 73 Desa.

Baca Juga : Banyuwangi BMX Supercross 2025 Mengundang Pembalap Dari Berbagai Negara.

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/