Jakarta, Intra62.com – Delapan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang memenuhi trotoar di Jalan Mampang, Jakarta Selatan, dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1 oleh Satpol PP DKI Jakarta.
Kepala Satpol PP DKI Jakarta Satriadi mengkonfirmasi, Jumat, bahwa Satpol PP membawa delapan orang PPKS ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1 untuk pelayanan dan penanganan lanjutan.
Dia menyatakan bahwa tindakan tersebut diambil sebagai tanggapan atas video yang menjadi viral di Instagram yang menampilkan sekumpulan orang dengan gerobak dan pengemis, termasuk PPKS, memenuhi area Jalan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Sejak Rabu (13/5), anggotanya telah melakukan penertiban di kawasan tersebut, kata Satriadi. Delapan orang kemudian dibawa ke Panti Sosial oleh Satpol PP.
Delapan PPKS, sebagian besar lanjut usia, adalah Suwino (74) dari Tegal, Udin (63) dari Brebes, Waskam (73) dari Kuningan, Budi Cahyono (61) dari Kediri, Slamet Basuki (65) dari Jakarta, Umardani (56) dari Jakarta, Juni Marlis (45) dari Padang, dan Abdul Hadi (61) dari Jakarta.
Sebelumnya, dalam video yang diviralkan di akun Instagram @gedflip pada Kamis (14/5), terlihat pengemis duduk di trotoar dengan tikar atau spanduk. Mereka berjajar dari Halte Mampang Prapatan hingga Warung Buncit.
Pengemis menunggu pemberi uang atau barang.
Sebagai perbatasan antarkota seperti Tangerang, Depok, dan Bekasi, PPKS di Jakarta Selatan didominasi dari daerah penyangga Jakarta, menurut Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan.
Untuk menjamin bahwa prosesnya berjalan dengan baik dan terkoordinasi, pihaknya juga membantu PPKS kembali ke tempat asalnya melalui kerja sama transportasi resmi.
Sementara itu, salah satu alasan PPKS datang ke ibu kota adalah pandangan tentang peluang ekonomi di Jakarta.
Baca Juga :Ribuan PPKS Menerima Bantuan Senilai Rp592 Duta Dari Kementrian Sosial.
Baca Juga : Mendikdasmen Menyataka Program IFP dan MBG di Batam Berjalan Dengan Baik.
(Red).
