• Mon. Apr 20th, 2026

Pemerintah Resmi Tetapkan 17 Juni 2024 Idul Adha , Niat Puasa Tarwiyah Bagaimana ?

ByAF

Jun 15, 2024
Pemerintah Resmi Tetapkan 17 Juni 2024 Idul Adha , Niat Puasa Tarwiyah Bagaimana ?

Jakarta ,Intra62.com . Pemerintah resmi menetapkan Senin, 17 Juni 2024 sebagai hari perayaan Idul Adha, atau 10 Zulhijjah 1445 Hijriah. Muslim dianjurkan untuk berpuasa Tarwiyah pada 8 Zulhijjah 1445 H dan Arafah pada 9 Zulhijjah 1445 H, dua hari sebelum hari raya kurban.

Salah satunya adalah melakukan puasa Tarwiyah dan Arafah pada 8 dan 9 Zulhijjah, yang memiliki pahala setara dengan haji dan umrah, menurut situs web Kementerian Agama RI.

Dalam Al-Qur’an, Allah SWT mengatakan:

وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ فِي أَيَّامٍ مَّعْلُومَاتٍ

Artinya: “Dan mereka yang menyebut nama Allah pada hari-hari yang telah masyhur” (QS. Al-Hajj: 28)

Hari-hari masyhur yang dimaksud adalah 10 hari pertama bulan Zulhijjah. Hal ini sebagaimana dijelaskan di dalam hadits Rasulullah SAW.

مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ يَعْنِي أَيَّامَ الْعَشْرِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ إِلَّا رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَيْءٍ.

Artinya: “Tiada hari-hari yang amal shalih di dalamnya lebih dicintai Allah daripada hari-hari ini. Yakni 10 hari pertama dari bulan Zulhijjah. Mereka (para shahabat) bertanya: “Wahai Rasulullah, dan tidak juga berjihad di jalan Allah (lebih utama darinya)?”, beliau bersabda: “Dan tidak juga berjihad di jalan Allah (lebih utama darinya), kecuali seseorang yang berjuang dengan dirinya dan hartanya lalu ia tidak kembali dengan apapun.” (HR Bukhari dan Muslim)

Baca juga : Sejarah Cendol, Kuliner Legendaris Pas Untuk Berbuka Puasa

Niat Puasa Tarwiyah 8 Zulhijjah

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala.

Dengan kata lain, “Saya memiliki niat untuk melakukan puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah Ta’ala.”

Saya melakukan puasa Arafah pada tanggal 9 Zulhijjah sebagai ibadah kepada Allah SWT.

Nawaitu shauma arafata sunnatan lillâhi ta’ala.

Dengan kata lain, “Saya berniat untuk melakukan puasa sunnah Arafah karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Puasa Tarwiyah dan Arafah 1. Mengkomunikasikan Tujuan

Anda dapat membacakan niat puasa Tarwiyah dan Arafah dari malam hari hingga siangnya sebelum masuk waktu zawal atau saat matahari tergelincir ke barat. Syaratnya adalah Anda tidak melakukan apa pun yang membatalkan puasa sejak terbit fajar atau masuk waktu subuh.

2. Sahur

Makan sahur sebelum imsak adalah yang paling penting.

3. Bersabar

Mengikuti puasa dengan menghindari hal-hal yang dapat membatalkan puasa, seperti makan dan minum, antara lain.

4. Menjaga Kesihatan

tidak hanya menahan diri dari makan, tetapi juga menghindari hal-hal yang dapat membatalkan pahala puasa, seperti berbicara kotor, menggunjing orang lain, dan segala jenis perbuatan dosa, seperti yang dikatakan oleh Rasulullah SAW.

كَمْ مِنْ صَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ صِيَامِهِ إِلَّا الْجُوعِ وَالْعَطَشِ (رواه النسائي وابن ماجه من حديث أبي هريرة)

Artinya: “Banyak orang yang berpuasa yang tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya kecuali rasa lapar dan kehausan” (HR an-Nasa’i dan Ibnu Majah dari riwayat hadits Abu Hurairah ra). (Abul Fadl al-‘Iraqi, al-Mughni ‘an Hamil Asfâr, [Riyad: Maktabah Thabariyyah, 1414 H/1995 M], juz I, h. 186).

5. Berpuasa

Sangat disarankan bagi mereka yang menjalankan puasa untuk berbuka puasa segera setelah waktu maghrib tiba.

Kalender untuk Puasa Tarwiyah dan Arafah

Setelah puasa Dzulhijjah, puasa Tarwiyah dan Arafah akan dilakukan setelah dua hari sebelum Idul Adha.

8 Dzulhijah 1445 bertepatan dengan 15 Juni 2024; 9 Dzulhijah 1445 bertepatan dengan 16 Juni 2024.

Keutamaan Puasa Tarwiyah Menurut Detikcom, ada banyak keutamaan. Berikut adalah beberapa di antaranya:

1. Penghapusan Satu Tahun Dosa

Selama satu tahun, dosa orang Islam yang melakukan puasa Tarwiyah akan dihapus. Karena riwayatnya tidak kuat, beberapa ulama menganggap hadits yang mendasari hal ini termasuk kategori hadits dhaif (lemah).

Namun demikian, para ulama merekomendasikan mengamalkan hadits ini dalam konteks fadha-ilul a’mal, atau amal-amal yang memperoleh keutamaan. Selain itu, tanggal 8 termasuk dalam sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, yang merupakan hari yang istimewa, sehingga harus dilakukan puasa.

Ibnu Abbas RA berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Tidak ada satu hari ketika amal shalih lebih disukai oleh Allah SWT dari pada sepuluh dari permulaan Dzulhijjah.” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah SAW, walaupun dibandingkan dengan berjuang di jalan Allah SWT.?” Beliau pun bersabda, “Walaupun dibandingkan dengan berjuang di jalan Allah SWT, kecuali seorang yang keluar dengan jiwa dan hartanya, kemudian ia tidak menginginkan balasan apa pun dari yang telah dikorbankannya.” (HR. Bukhari).

2. Seperti Melepaskan Seribu Anak

Memerdekakan seribu budak dan bersedekah seribu unta dan kuda untuk jihad fi sabilillah adalah keutamaan lain yang akan diberikan kepada mereka yang menjalankan puasa Tarwiyah.

Keutamaan Puasa Arafah: Ada banyak keutamaan puasa Arafah, seperti berikut:

1. Membebaskan Dosa

Ada beberapa keutamaan puasa Arafah, menurut hadits nabi:

“Rasulullah SAW pernah ditanya tentang puasa hari ‘Arafah,” kata Abu Qatadah RA, “kemudian beliau menjawab bahwa puasa itu melebur dosa satu tahun yang telah berlalu dan yang akan datang.”

2. Melepaskan Diri dari Api Neraka

Puasa Arafah memiliki dua keuntungan: ia melebur dosa dan melindungi dari api neraka. Rasulullah SAW mengatakan:

Hari Arafah adalah salah satu hari di mana Allah SWT banyak membebaskan seseorang dari neraka. Dia akan mendekati mereka dan menunjukkan keutamaan mereka kepada malaikat. Kemudian Allah bertanya, “Apa yang mereka inginkan?” (HR. Muslim).

3. Doa Dikabulkan

Salah satu keuntungan utamanya adalah bahwa doa orang yang menjalankannya akan dikabulkan oleh Allah SWT. Ini terutama berlaku untuk orang yang menjalankan puasa Arafah. Rasulullah SAW mengatakan:

 

Doa terbaik dilakukan pada hari ‘Arafah. Dan sebaik-baik doa yang pernah kuucapkan, seperti yang dilakukan para nabi sebelumku, adalah ucapan ‘Laa ilaha illallah wahdahu laa syarikalah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kuli syai-in.’

4. Mirip dengan Membebaskan Dua Ribu Anak

Memerdekakan dua ribu budak dan bersedekah dua ribu unta dan kuda untuk jihad fi sabilillah sama dengan puasa Arafah.

Ini adalah tujuan dari puasa Tarwiyah dan Arafah, serta cara melakukannya, dan semoga bermanfaat.

( redx )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/