• Fri. Apr 17th, 2026

Menteri PPPA Mendorong Penyelenggaraan Haji yang Inklusif dan Simpatik.

ByBunga Lestari

Jan 29, 2026

Jakarta, Intra62.com –

Arifah Fauzi, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), mendorong penyelenggaraan ibadah haji yang inklusif, empati, dan bermartabat, khususnya untuk perempuan, orang tua, dan penyandang disabilitas.

Menteri PPPA, dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, menyatakan bahwa keterlibatan petugas haji perempuan sangat penting untuk memastikan layanan yang lebih sensitif terhadap kebutuhan jamaah perempuan dan lansia, sekaligus memperkuat rasa aman dan kenyamanan selama pelaksanaan ibadah haji.

Dalam pembekalan yang dia berikan kepada para calon anggota Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi di Asrama Haji Pondok Gede di Jakarta, dia mengatakan hal itu.

Ia berterima kasih kepada Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) karena mencanangkan Haji Ramah Lansia dan Perempuan serta menargetkan keterlibatan 33 persen petugas haji perempuan dalam upaya konkret untuk meningkatkan layanan yang diberikan kepada jamaah.

 

Ia menekankan bahwa petugas haji adalah pengambil keputusan di lapangan yang bertanggung jawab langsung untuk menjaga keselamatan, perlindungan, dan rasa aman jamaah lebih dari sekedar pelaksana teknis.

Petugas haji berfungsi sebagai representasi kehadiran negara. Menteri Arifatul Choiri Fauzi mengatakan, “Layani jamaah dengan empati, jangan merasa paling tahu, dan jangan mengabaikan kebutuhan spesifik jamaah, khususnya perempuan dan lansia.”

Menurutnya, penyelenggaraan haji yang ramah perempuan masih menghadapi sejumlah masalah yang signifikan. Ini termasuk fasilitas yang tidak cukup privasi, tidak ada sistem pengaduan, dan kurangnya pemahaman tentang kekerasan berbasis gender.

Oleh karena itu, perspektif kesetaraan dan perlindungan harus menjadi bagian dari seluruh rangkaian pelayanan haji.

Arifah Fauzi menyatakan bahwa KemenPPPA ditugaskan untuk memastikan kebijakan publik, termasuk penyelenggaraan haji, memperhatikan kesehatan reproduksi, keamanan dan privasi, pendampingan ibadah, serta dukungan psikososial bagi jamaah perempuan.

Baca Juga : Purbaya Menyebut Juda Agung Sebagai Kandidat Potensial untuk Posisi Wakil Menteri Keuangan Baru.

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/