Jakarta, Intra62.com –
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mendorong peningkatan fungsi museum sebagai ruang publik yang nyaman yang juga berfungsi sebagai pusat untuk aktivitas kebudayaan, pendidikan, dan budaya.
Dalam rilis yang diterima di Jakarta, Jumat, Menbud menyatakan saat meresmikan penataan lingkungan Museum Adityawarman di Kota Padang, Sumatera Barat, bahwa museum harus diposisikan sebagai bagian penting dari ekosistem kebudayaan yang hidup dan aktif di tengah masyarakat.
Pembangunan pagar yang melengkapi area museum untuk memberikan lingkungan publik yang lebih teratur dan nyaman telah selesai pada hari peresmian.
Fadli menyatakan bahwa ini merupakan bagian dari program untuk menjadikan museum sebagai ekosistem yang nyaman, pusat budaya dan edukasi, serta berbagai kegiatan yang dapat dilakukan di dalamnya.
Dia juga menyatakan bahwa Dana Alokasi Khusus dari Kementerian Kebudayaan digunakan untuk mendukung Museum Adityawarman untuk kegiatan non-fisik seperti pameran, pertunjukan budaya, dan program aktivasi museum.
Sebagai bagian dari gerakan nasional ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), yang didirikan oleh Presiden Prabowo Subianto, Fadli menyatakan bahwa penataan kawasan museum sejalan dengan tujuan mewujudkan ruang publik yang tertata dan aman.
Ia menekankan peningkatan standar profesional dalam pengelolaan museum, termasuk meningkatkan alur cerita pameran, tata pamer, pencahayaan, material, tipografi, penggunaan bahasa, dan penggunaan teknologi digital untuk membuat pengalaman pengunjung lebih interaktif.
Saat ini, Museum Adityawarman memiliki lebih dari 6.000 koleksi yang mencakup etnografi, arkeologi, numismatik, filologi, dan seni rupa tradisional. Koleksi ini menampilkan warisan budaya Minangkabau, seperti pakaian adat, alat musik, peralatan rumah tangga, dan senjata tradisional.
Museum mendukung pelestarian budaya daerah dengan mengadakan pameran tematik, lokakarya seni tradisional, dan acara musik dan tari selain menyimpan koleksi.
Pada kesempatan itu, Fadli juga memberikan bantuan kepada penduduk Kota Padang yang terkena dampak bencana dengan seperangkat alat salat.
Wali Kota Padang Fadly Amran dan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat Syaiful Bahri juga hadir pada peresmian.
Baca Juga : Kemenbud Ungkap Kebanggaan Indonesia Jadi Bahasa Resmi Sidang UNESCO
Baca Juga : Revitalisasi Cagar Budaya Kota Depok Mendapat Dukungan Pemerintah.
(Red).
