Bandung, Intra62.com – Mantan Gubernur Jawa Barat Letjen TNI (Purn) Solihin Gautama Purwanegara langsung memberikan penghormatan saat Ganjar Pranowo menjenguk di kediamannya, Rabu (4/10/2023). Meski menggunakan kursi roda, namun tubuh Solihin GP tetap terlihat kokoh dan berwibawa.
Ganjar tiba di kediaman Solihin GP pun langsung menyambutnya. Setelah itu, ia duduk berjabat tangan dan mencium tangan istri Solihin GP.
Baca Juga: Andika Perkasa Menyatakan Dukungannya Terhadap Capres Ganjar
“Selamat datang Pak Ganjar, saya sudah lama menunggu. Tampan sekali,” ujar Solihin GP.
“Pak Solihin, apa kabar? Masih sangat sehat dan energik,” ucap Ganjar dibalas senyuman Solihin GP.
Solihin GP dan istri menyambut hangat calon presiden (bacapres) 2024. Selain Solihin dan istri, anak-anak dan kerabat pun turut berkumpul menyambut kedatangan Ganjar. Ganjar kemudian diajak masuk ke rumah Solihin dan ngobrol di ruang keluarga. Berbagai masakan khas Sunda tersaji di Ganjar saat itu.
“Selamat datang Pak Ganjar, bapak ini sudah lama menunggu Pak Ganjar. Beliau selalu bertanya kehadiran Pak Ganjar. Si Kasep mana (pria ganteng), kenapa belum juga main?”, kata Satria Kamal GP putra Solihin GP.
Satria mengatakan, meski usianya sudah lanjut, semangat Solihin GP dalam mengabdi kepada masyarakat sangat tinggi. Hingga saat ini, Solihin GP masih mengelola berbagai kegiatan kemasyarakatan dan lingkungan.
Satria menyebut “Iya, bapak saya selalu mengajarkan kami para generasi muda untuk selalu mengabdi kepada masyarakat. Dan kami kaum muda terinspirasi melihat antusiasmenya yang besar.” tutur Satria.
Perbincangan hangat pun terjadi saat pertemuan Ganjar dengan keluarga Solihin GP. Di tengah perbincangan, anak Solihin GP memberinya hiasan kepala khas Sunda bernama Barangbang Semplak. Ini ikat kepala Barangbang Semplak yang sering dipakai tentara saat berperang. Kalau memakai ikat kepala ini berarti resmi menjadi bagian dari keluarga kami. Pak Ganjar diangkat menjadi anak Pak Solihin GP,” terang Satria.
Satria kemudian menempatkan Barangbang Semplak di Ganjar. Ganjar semakin terlihat ganteng dengan ikat kepala ini.

“Silakan berfoto di sebelah Pak Solihin. Antara ayah dan anak,” kata Satria.
Ganjar dengan gembira berfoto bersama Solihin GP. Solihin GP tampak tersenyum saat berfoto bersama dan mengangguk. Saya GP Pak Solihin GP. Jadi kita sama-sama punya GP nya,” ucap Ganjar. disambut tepuk tangan dari Solihin. GP dan istrinya senang.
Usai pertemuan, Ganjar mengaku sengaja bersilaturahmi untuk melunasi utangnya. Ganjar sudah lama ingin bersilaturahmi dengan Solihin GP dan baru terlaksana hari itu juga.
Ganjar belajar banyak dari pertemuannya dengan Solihin GP. Tentang kisah perjuangan Solihin GP yang luar biasa, semangat pantang menyerah, dan kepeduliannya terhadap masyarakat dan lingkungan. “Itulah prinsip senior yang harus kita pelajari sebagai generasi muda. Bagaimana mempercayai orang. Ya, saya senang dianggap sebagai bagian dari keluarga dan anak angkat. Ternyata silaturahmi membawa keberkahan inilah contohnya,” tutupnya. (red/intra62)
