Jakarta, Intra62.com -Pada hari Senin, bahwa sebuah ledakan besar terjadi di dekat stasiun kereta bawah tanah benteng Red Fort, sebuah tempat wisata di New Delhi, di mana setidaknya delapan orang tewas.
Menurut laporan media lokal NDTV, ledakan besar tersebut menyebabkan 5 orang tewas dan 11 lainnya terluka.
Ledakan terjadi di dekat pintu masuk nomor 1 stasiun kereta bawah tanah Red Fort di Delhi pada pukul 18:55 waktu setempat atau 21:25 WIB, menurut data terbaru.
Di dekat lokasi ledakan, sekitar tiga atau empat kendaraan terbakar dan rusak.
Sekitar lima belas mobil pemadam kebakaran dikirim ke tempat kejadian, dan lalu lintas ditutup oleh polisi.
Menurut Menteri Dalam Negeri Amit Shah, investigasi tentang ledakan tersebut masih berlangsung. Laut News18, otoritas setempat telah mengamankan satu orang terkait peristiwa tersebut.
Dalam waktu sepuluh menit, tim dari Direktorat Pengendalian Kejahatan dan Khusus Delhi tiba di lokasi ledakan. Dinas Garda Nasional dan Intelijen telah memulai investigasi menyeluruh. Instruksi untuk memeriksa semua kamera pengawas telah diberikan, kata dia.
Seorang saksi mata mengatakan kepada RIA Novosti bahwa jendela di beberapa rumah di dekat lokasi ledakan pecah.
Selain itu, Perdana Menteri Narendra Modi menyatakan bahwa ia telah bekerja sama dengan pejabat dan menteri dalam negeri. Selain itu, ia mengungkapkan belasungkawa kepada para korban.
Kami berduka cita kepada mereka yang kehilangan anggota keluarga mereka dalam ledakan yang terjadi di Delhi sore hari ini. Semoga para korban segera sembuh. Di media sosial X, Modi menyatakan bahwa pihak berwenang telah membantu mereka yang terdampak.
Selain itu, ia memastikan bahwa, bersama dengan pejabat lainnya dan Mendagri Amit Shah, pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi.
Benteng Merah—juga dikenal sebagai Benteng Merah—terletak di distrik Old Delhi dan merupakan salah satu tempat wisata yang paling terkenal di ibu kota India.
(Red).
