• Fri. Apr 17th, 2026

Kemendes Menjelaskan Keuntungan Dari Pengembangan Pewarna Alami Bagi Desa

ByAA

Oct 27, 2025

Jakarta, Intra62.com – Menurut Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), pewarna alami yang digunakan pada kain dan pakaian harus dikembangkan terutama oleh masyarakat desa karena memiliki nilai ekonomi dan ramah lingkungan.

Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemendes PDT Ratu Rachmatuzakiyah menyatakan, “Kalau misalnya itu dikelola dengan baik, kemudian juga teman-teman di desa itu diberi edukasi yang baik, pasti akan bisa atau dapat membuat sesuatu yang menghasilkan nilai ekonomi, khususnya bagi Badan Usaha Milik Desa.”

Setelah menghadiri Mini Eco Fashion dan Talkshow Pewarna Alami di Kantor Ditjen Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (PPDT) Kemendes PDT di Jakarta pada Senin, dia mengatakan hal itu.

Sehubungan dengan itu, Zakiyah menyatakan bahwa masyarakat desa juga berhak atas pelatihan dan pemberdayaan untuk mengembangkan pewarna alami.

Dia menyatakan, “Warna-warna alami menghasilkan warna-warna yang cantik.”

Direktur Jenderal PPDT Kemendes PDT Samsul Widodo sebelumnya mendorong desa-desa yang memiliki kemampuan untuk menggunakan pewarna alami untuk menjadikannya sebagai bahan baku utama dalam pembuatan kain tradisional Indonesia.

Dia mengatakan bahwa memanfaatkan pewarna alami untuk kain tradisional dapat melestarikan kearifan lokal dan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat desa.

“Sebenarnya, sebelum kita mengenal warna sintetis, nenek moyang kita mempunyai kearifan lokal, yaitu pewarnaan alam. Kami sangat berharap dengan adanya pengembangan menjadi pasta dari pewarnaan alam, sehingga itu bisa menjadi bahan baku untuk pengembangan kain-kain tradisional, baik itu batik, tenun, dan bentuk lain,” kata Samsul Widodo.

Dia kemudian meminta pemerintah daerah, komunitas perajin, dan pelaku industri kreatif untuk bekerja sama untuk mempertahankan program ini agar pewarna inii menjadi identitas dan kekuatan ekonomi perdesaan.

Diketahui bahwa pewarna alami adalah zat pewarna yang digunakan sejak lama untuk mewarnai kain secara ramah lingkungan yang berasal dari mineral, tumbuhan, atau hewan.

Baca Juga : Kemendes PDT Dan Kemkomdigi Menyediakan Akses Internet Di Desa.

( Red ).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/