Jakarta , Intra62.com . Israel ingin merebut ” Harta karun ” Palestina .Inilah perkembangan inteligen yang diterima oleh redaksi intra62. Perang abadi Israel-Palestina menjadi sudah menu utama pergolakan politik dunia .
Sejak palestina di bawah endali Turki Usmani , israel belum berani menyentuh palestina . karena Sultan abdul Hamid II sangatlah tegas dalam melindungi Palestina . Kemudian berangsur pelan tapi pasti , runtuhlah kekhalifahan Usmani sehingga palestina menjadi obyek perang israel sampai sekarang .
Penduduk Plasetina sadar betul bahwa bumi mereka yang di huni adalah subur sekali . Termasuk adanya sumber daya alam yang melimpah , pertanian yang menghijau serta sumber air yang melimpah .
Setiap jengkal di Palestina apabila di gali untuk pembuatan sumur , maka sangat mudah sekali menemukan titik sumbernya . Hal ini lah salah satu faktor yang membuat israel untuk ingin menjajah dan menduduki palestina .
Keinginan Israel sangat kuat untuk mengambil setiap sumber daya alam / Energi atau air . Apalagi keadaan sekarang israel mengalami kekeringan akibat sungai yang kandas.
Baca juga : Jokowi Mendesak Segera Distop Perang Dan Tindakan Kekerasan
Salah satu harta karun Palestina yang menonjol dan di incar oleh penjajah israel adalah Ketersediannya air yang melimpah . Air yang berlimpah ini disamping diperuntukkan untuk air minum , irigasi juga diperunutkkan pembangkit listrik dan energi .
Sehingga wajar sekali kalau Israel melakukan penjajahan secara paksa dan jelas melanggar konsensus Jenewa . Kesepakatan Internasional tentunya memberikan rekomendasi kepada dunia ,bahwa solusi perang berhenti adalah Palestina harus merdeka.
Kemerdekaan palestian adalah hal yang mendasar , dan mendapat perhatian serius dari Presiden RI pertama Ir.Soekarno sampai dengan presiden Joko widodo. Dalam KTT ASEAN-GCC presiden RI Joko widodo memberikan keprihatinannya dalam situasi perang Hamas dan Israel . Tindakan kekerasan dan pembunuhan di Gaza harus dihentikan , ” Jelas Presiden Jokowi .
Perang yang dideklarasikan Israel sangat memakan korban banyak ,kurang lebih 5.168 orang penduduk mengalami kematian . ( Tim red )
