• Sun. Apr 19th, 2026

Hari Raya Nyepi , Makna dan Pulau Dewata Yang Tidak Pernah Sepi

ByAF

Mar 11, 2024
Hari Raya Nyepi , Makna dan Pulau Dewata Yang Tidak Pernah Sepi

Jakarta , Intra62.com . Hari Raya Nyepi , Makna dan Pulau Dewata Yang Tidak Pernah Sepi . Hari ini tanggal 11 Maret 2024 adalah hari raya nyepi bagi Umat Hindu di Indonesia  sebagai Tahun baru saka 1946 , dijadikan sebagai Hari Libur Nasional .

Seluruh Umat Hindu didunia termauk Indonesia sedang melangsungkan acara nyepi penuh khidmah . Hingar bingar kehidupan dunia yang penuh glamor akan kelihatan hening di hari ini . Terutama penduduk Bali yang banyak penganut hindu di Indonesia.

Di pulau dewata yang  biasanya ramai penuh dengan kegiatan bisnis , wisatawan. Kini terasa lenggang , sunyi senyap dan hening . Masyarakat di minta mengikuti segala aturan adat yang berlangsung turun temurun dari era kerajaan majapahit sampai rezim Jokowi .

Selama Hari Nyepi, masyarakat pun tidak diperkenankan untuk menyalakan cahaya dan api. Namun masyarakat juga belum tahu apa saja kegiatan hari nyepi ini . Berikut mari kita simak bersama ulasan kegiatan selama Bulan Nyepi :

1. Upacara Melasti

Ritual Nyepi  adalah Ritual pertama yang mengawali perayaan Nyepi di Bali. Biasanya ritual Melasti dilakukan di pura yang berada di dekat laut. Upacara ini bertujuan untuk menyucikan diri sebelum melaksanakan Nyepi. Salah satu rangkaian Nyepi di Bali ini berlangsung tiga atau empat hari sebelum ritual Nyepi diadakan.

2. Tawur Kesanga

Setelah Melasti, acara selanjutnya  dengan Tawur Kesanga atau Mecaru. Tradisi ini biasanya dilaksanakan H-1 sebelum perayaan Nyepi.

Kegiatan ini identik dengan pawai festival ogoh-ogoh. Ini  merupakan representasi dari sifat buruk dan jahat manusia. Karena itu, di akhir perayaan ogoh-ogoh akan dibakar sebagai simbol pembersihan sifat jahat manusia yang dilenyapkan dalam ritual Nyepi.

3. Upacara Ngembak Geni

Khidmatnya perayaan Nyepi di Bali dilanjutkan dengan Ngembak Geni. Biasanya pada ritual ini masyarakat Bali akan saling berkunjung ke sanak saudara atau melakukan dharma shanti. Penutup rangkaian nyepi ini menjadi pertanda untuk memulai lembaran baru dengan hati yang bersih. ( red )

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/