• Fri. Apr 12th, 2024

    INTRA62.COM

    Berita Nusantara Milik Bersama

    Gempa Susulan Magnitudo Kembali Guncang Jember

    ByASD

    Dec 6, 2022
    gempa susulan magnitudo jember

    Intra62.com, Jakarta – Gempa susulan magnitudo jember 6 Desember 2022 berpusat di Jember, Jawa Timur (Jatim), terjadi pada pukul 13.07 WIB. Gempa bumi berpusat di Jember hari ini memiliki kekuatan magnitudo (M) 6,0 (sebelumnya 6,2) dan guncangannya terasa hingga Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa ini tidak berpotensi tsunami. “Tidak berpotensi tsunami,” demikian keterangan BMKG di akun Twitternya, @infoBMKG, Selasa (6/12/2022).

    Berikut ini informasi yang dirangkum detikcom terkait berita gempa susulan magnitudo di jember hari ini 6 Desember 2022 yang berpusat di Jember.

    Titik Pusat Gempa Jember Berada di Laut

    Titik pusat gempa 6 Desember 2022 di Jember yang terjadi pada pukul 13.07 WIB berada di laut. Melansir situs resmi BMKG, titik gempa berada di koordinat 10.75 Lintang Selatan dan 113.42 Bujur Timur.

    Pusat gempa Jember hari ini berada di 284 km arah barat daya dari Jember. Titik pusat gempa Jember ini berada di laut pada kedalaman 10 km.

    Dampak Gempa Jember 6 Desember 2022

    Dampak dari Jember 6 Desember 2022 yakni guncangan terasa kuat di sejumlah wilayah. Guncangan terasa hingga wilayah Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

    Adapun daftar wilayah yang terdampak guncangan gempa yang berpusat di Jember tersebut beserta skala MMI-nya, seperti dilansir BMKG, adalah sebagai berikut:

    III Jember

    III Gubuk Mas

    III Mataram

    III Kepanjen

    III Sumberpucung

    II Madiun

    II Ponorogo

    II – III Kuta

    II – III Kuta Selatan

    II Bantul

    II Yogyakarta

    II Sawahan

    II Klaten

    II Banyuwangi

    II Karangasem

    Sekadar diketahui, Skala III MMI artinya getaran terasa nyata di dalam rumah dan terjadi seakan-akan ada truk berlalu. Sementara, skala II MMI artinya getaran dirasakan oleh beberapa orang dan menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

    Jenis Gempa di Jember: Gempa Dangkal

    Menurut hasil analisis BMKG, gempa Jember 6 Desember 2022 adalah jenis gempa dangkal akibat adanya deformasi atau patahan batuan di zona outerise. Berdasarkan hasil pemodelan, BMKG menyatakan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami.

    “Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault),” demikian keterangan Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, dalam keterangannya, Selasa (6/12/2022).

    Penyebab Gempa Jember 6 Desember 2022

    Lebih lanjut, soal penyebab gempa di Jember 6 Desember 2022, Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menjelaskan bahwa penyebab gempa 6 Desember 2022 di Jember adalah akibat patahnya lempeng Australia yang mulai menunjam ke bawah Jawa Timur.

    “Gempa selatan Jember Jawa Timur M6,0 kedalaman 10 km ini merupakan jenis gempa di luar zona subduksi (populer disebut ‘outer rise earthquake’) akibat patahnya lempeng Australia yang mulai menunjam ke bawah Jawa Timur. Tekukan lempeng ini memicu patahan turun (normal fault).” jelas Daryono, dalam keterangan tertulis, Selasa (6/12/2022).

    Terjadi 5 Gempa Susulan Usai Gempa M 6,0

    Setelah gempa 6 Desember 2022 di Jember bermagnitudo (M) 6, tercatat ada 5 gempa bumi susulan dengan kekuatan magnitudo (M) melemah. Berikut ini informasi gempa susulan tersebut menurut laporan BMKG:

    • Gempa M 4,3 pada pukul 13.25 WIB berpusat di 10,39 LS dan 113,24 BT
    • Gempa M 4,1 pada pukul 13.36 WIB berpusat di 10,29 LS dan 113,19 BT
    • Gempa M 4,3 pada pukul 13.49 WIB berpusat di 10,63 LS dan 113,35 BT
    • Gempa M 3,9 pada pukul 14.15 WIB berpusat di 10,64 LS dan 113,42 BT
    • Gempa M 3,5 pada pukul 14.15 WIB berpusat di 9,79 LS dan 113,49 BTBT. (red)

    Baca Juga : KPK Tahan Satu Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Proyek Jalan di Bengkalis

     

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *