• Wed. Jun 19th, 2024

    Gempa Guncang Lebak Banten, Magnitudo 5,2

    ByNAS

    Feb 7, 2023

    Jakarta, Intra62.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Gempa bumi mengguncang wilayah Muara Binuangeun, Lebak, Banten.

    Berdasarkan laporan pusat gempa bumi berada di laut 66 km tenggara Muara Binuangeun, Banten atau pada koordinat 7.43 LS-105.88 BT di kedalaman 41km. Berkekuatan magnitudo 5,2 ini terjadi pada Selasa (7/2/2023) pukul, 07:35:50 WIB.

    BMKG memastikan, berpusat di kedalaman 10 km itu tidak berpotensi tsunami. Namun masyarakat tetap diimbau mewaspadai potensi terjadinya susulan.

    “Tidak berpotensi TSUNAMI. Saran BMKG: Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi,” peringatan dari laman resmi BMKG.

    Gempa juga Terasa di beberapa wilayah

    Potret jalan retak akibat Gempa di Banten
    Potret jalan retak akibat Gempa di Banten (intra62.com/NA)

    Guncangan itu dirasakan di sejumlah wilayah di Banten, Jakarta dan Jawa Barat, yakni di Tangerang, Bogor, Sukabumi, Cianjur, hingga Depok, dengan kekuatan yang berbeda disetiap lokasinya.

    BMKG melaporkan, geetaran dapat dirasakan dalam skala III-IV MMI di wilayah Bayah, Banjarsari, dan Tamanjaya. Kemudian skala III MMI dirasakan di wilayah Serang, Pandeglang, Malingping, Ciptagetar, Cikeusik, Labuan, Tangerang, Panimbang, dan Cinangka.

    Sementara wilayah yang merasakan getaran dengan skala II MMI yakni Tangerang Selatan,  Bogor, Cianjur, Sukabumi, dan Jakarta.

    Meski berada di perairan, guncangan tersebut tidak menyebabkan tsunami. Hingga kini, tim gabungan masih melihat dilokasi kejadian untuk mengetahui tingkat kerusakannya.

    Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan terkait dampak yang berpusat di Binuangeun, Banten tersebut.”Belum ada laporan tentang kerusakan akibat kejadian tersebut. Masih menunggu laporan dari lokasi lain,” ujar Koordinator Data dan Informasi BMKG Serang, Tarjono, melalui pesan elektroniknya.

    Memperhatikan episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa berkekuatan magnitudo 5,2 merupakan jenis gempabumi dangkal, akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia yang menunjam di bawah Lempeng Eurasia.

    Tarjono juga menyampaikan analisa dari Daryono, Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, mengenai dampak kegempaan tersebut.

    Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik atau oblique thrust.

    (red)

    Baca Juga: 

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    slot777

    slot

    https://mtsnupakis.sch.id/wp-content/zeusslot/

    https://insankamilsidoarjo.sch.id/wp-content/slot-zeus/

    https://smpbhayangkari1sby.sch.id/wp-content/slot-zeus/

    https://mtsnupakis.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

    https://lookahindonesia.com/wp-content/bonus-new-member/

    https://sd-mujahidin.sch.id/wp-content/depo25-bonus25/

    https://ponpesalkhairattanjungselor.sch.id/wp-content/mahjong-slot/

    https://mtsnupakis.sch.id/wp-content/slot777/

    https://sdlabum.sch.id/wp-content/slot777/

    https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

    https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

    https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/