• Fri. Apr 12th, 2024

    INTRA62.COM

    Berita Nusantara Milik Bersama

    Gempa Bumi Susulan 5 Kali Berturut-turut Guncang Karangasem, Bali

    ByNAS

    Dec 14, 2022
    Gempa Bumi Susulan 5 Kali Berturut-turut Guncang Karangasem, Bali

    JakartaIntra62.com – Gempa kembali terjadi di Karangasem, Bali. Per malam ini ada 5 kali gempa yang terjadi. Berdasarkan informasi BMKG, Selasa (13/12/2022), gempa pertama terjadi pukul 22.12 WIB dengan kekuatan M 2,6. Titik koordinatnya 8,24 Lintang Selatan dan 115,50 Bujur Timur.

    Informasi dari BMKG, gempa bumi magnitudo 3,2 di Karangasem, Bali tercatat terjadi pada pukul 04.48 WIB atau 5.58 Wita. Pusat gempa bumi Karangasem, Bali berada di titik koordinat8.07LS, 115.69BT , 36 Km timur laut Karangasem, di kedalaman 14 Km.

    Baca Juga: Telah Terjadi Gempa Bumi Di Selat Sunda Pada Hari Ini, Sabtu 17 Desember 2022

    Gempa Bumi Susulan 5 Kali Berturut-turut

    Kemudin gempa kedaua terjadi pukul 22.26 WIB dengan kekuatan M 2,5. Titik koordinatnya terjadi pada 8,24 Lintang Selatan dan 115,61 Bujur Timur. Sementara gempa yang ketiga terjadi pukul 22.32 WIB. Gempa itu berkekuatan M 3,3 yang terjadi di titik 8,25 Lintang Selatan dan 115,61 Bujur Timur.

    Sedangkan keempat pukul 22.36 WIB dengan kekuatan M 2,8. Titik terjadi gempa pada koordinat 8,25 Lintang Selatan dan 115,56 Bujur Timur.

    Selanjutnya pukul 22.45 WIB dengan kekuatan M 2,6. Titik gempa itu terjadi pada 8,12 Lintang Selatan dan 115,68 Bujur Timur.

    Seluruh gempa yang terjadi itu memiliki kedalaman 10 km. BMKG menyebutkan parameter gempa dapat berubah dan bisa jadi belum akurat, kecuali telah dianalisis ulang seismologist.

    penyebab gempa bumi di Bali pada Selasa (13/12/2022) petang disebut akibat aktivitas Sesar Naik Flores, demikian menurut keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

    Hal ini disampaikan oleh Daryono selaku Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG melalui Jejaring sosial.

    Menurutnya, “memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal, akibat adanya aktivitas Sesar Naik Flores.”

    Hingga pukul 18.30 WIB tadi malam, BMKG mencatat total 21 gempa susulan, tetapi Daryono menegaskan, “hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.”

    Daryono mengungkapkan, sejauh ini 5 rumah dilaporkan rusak, 4 di antaranya di Dusun Baturinggit Kelod, Desa Baturinggit, 1 sisanya di Dusun Pagubugan, Desa Manggis.

    “Gempa Karangasem ini berdampak dan dirasakan di Karangasem (skala intensitas III-IV MMI), di Mataram, Lombok Utara, Lombok Tengah, dan Lombok Barat (skala intensitas III MMI), lalu daerah Tabanan, Kuta, Buleleng, Lombok Timur (skala intensitas II MMI),” kata Daryono.

    (red)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *