• Fri. Jun 5th, 2026

Festival Jam Gadang Menampilkan Kaligrafi Muslim China Panjangnya 100 Meter.

ByBunga Lestari

Jun 5, 2026

Jakarta, Intra62.com –

Dalam rangka International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) satu abad Jam Gadang, lukisan kaligrafi China Muslim sepanjang 100 meter karya Prof. Yusuf Liu Baojun dipamerkan di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.

Pameran kaligrafi Prof. Yusuf Liu Baojun adalah salah satu atraksi utama dalam rangkaian perayaan 100 Tahun Jam Gadang dan IMLF. Ini juga berfungsi sebagai ruang pertemuan antara seni, literasi, budaya, dan nilai-nilai spiritual yang dapat diakses oleh masyarakat umum.

Di Bukittinggi, Jumat, Wakil Wali Kota Ibnu Asis mengucapkan terima kasih kepada Yusuf Liu atas kerja keras dan kontribusinya untuk menghasilkan karya seni kaligrafi Islam yang berharga.

Menurutnya, karya-karya tersebut tidak hanya memiliki pesan spiritual yang mendalam, tetapi juga menampilkan keindahan seni.

Karya kaligrafi yang megah dan penuh estetika dapat mengungkapkan makna suci Al Quran. Dia menyatakan bahwa pameran ini tidak hanya menunjukkan kekayaan seni Islam yang luar biasa, tetapi juga berfungsi untuk mempromosikan Bukittinggi sebagai pusat peradaban dataran tinggi Minangkabau.

Dia menyatakan bahwa tujuan IMLF adalah untuk memperkenalkan budaya Minangkabau dan potensi pariwisata Bukittinggi kepada masyarakat internasional.

Harneli Mahyeldi, Bunda Literasi Sumatera Barat (Sumbar), mengimbau masyarakat, terutama warga Bukittinggi, untuk memanfaatkan kesempatan unik ini dengan mengunjungi pameran selama berlangsung.

Karya kaligrafi yang megah dan penuh estetika dapat mengungkapkan makna suci Al Quran. Dia menyatakan bahwa pameran ini tidak hanya menunjukkan kekayaan seni Islam yang luar biasa, tetapi juga berfungsi untuk mempromosikan Bukittinggi sebagai pusat peradaban dataran tinggi Minangkabau.

Dia menyatakan bahwa tujuan IMLF adalah untuk memperkenalkan budaya Minangkabau dan potensi pariwisata Bukittinggi kepada masyarakat internasional.

Harneli Mahyeldi, Bunda Literasi Sumatera Barat (Sumbar), mengimbau masyarakat, terutama warga Bukittinggi, untuk memanfaatkan kesempatan unik ini dengan mengunjungi pameran selama berlangsung.

Selain itu, mereka meluangkan waktu untuk mempelajari karya kaligrafi lainnya dan mendengarkan penjelasan tentang filosofi dan makna yang terkandung dalam setiap karya.

Hingga saat ini, Prof. Yusuf Liu Baojun, penulis dan seniman kaligrafi internasional asal China yang kini tinggal di Malaysia, telah menulis sedikitnya 37 judul buku dan ratusan karya seni.

Ruang Rapat Istana Bung Hatta di Kota Bukittinggi menampilkan karyanya. Sebelum ini, ia juga membuat kaligrafi berukuran 25 meter di Wara-Wiri Festival Ekonomi Kreatif (Feskraf) di Jakarta.

Selain mengadakan pameran kaligrafi, Yusuf Liu juga meluncurkan buku terbarunya, “Satu Jiwa Abadi di Sumatra”, bertepatan dengan peluncuran 100 buku dalam seri IMLF.

Baca Juga : Mengisi Hari Libur Sekaligus Ngabuburit Selama Ramadhan

Baca Juga : Pemprov Kalsel Memperkuat Tata Kelola Air Menghadapi Perubahan Iklim.

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/