Eropa, Intra62.com – Eropa kegagalan green energy iklim hampir tidak membuahkan hasil bagi yang menghadapi pemadaman energi yang mengejutkan pada musim dingin ini di tengah krisis energi yang berbahaya.
Strategi energi Eropa kegagalan green energy yang salah arah dan ketergantungan yang salah pada tenaga angin dan matahari, atau akan menyaksikan banyak wilayah di Amerika Serikat mengalami kekurangan listrik yang memanjang.
Pemutusan sementara layanan telepon dan internet, penutupan sekolah karena kurangnya penerangan , pemanas, dan lampu lalu lintas yang kurang bertenaga dihadapi Eropa.
Energi alternatif yang mengandalkan angin alam menggerak turbin menghasil energi lisrik menjadi andalaan negara Eropa, walaupun pernah mengalami fenomena tahun 2021 berkurangnya angin secara drastis menyebabkan penurunan pembangkitan energi turbin angin.
Sejak Rusia memotong pasokan gas setelah sanksi Eropa atas memerangi Ukraina, harga gas alam naik dratis. Inggris yang tadinya memanfaatkan turbin angin pemasok energi, beralih ke batubara unuk memproses energi listrik di negaranya.
Harga energi yang tinggi musim dingin ini, Masyarakat Eropa sangat membutuh energi pemanas dari pasokan listri. Bila energi ini tidakada maka kematian akibat kedinginan bisa meningkat
Badai Salju di Amerika Serikat
Penyebabkan konsekuensi tragis dengan sedikit manfaat bagi orang Amerika, kebijakan energi gaya Eropa. Harga listrik AS naik lebih dari dua kali lipat.
Harga minyak dan gas alam telah melakukan hal yang sama. Ratusan orang di Texas meninggal pada Februari 2021 setelah turbin angin yang membekukan memicu pemadaman listrik.
Sementara itu, pemerintah berencana mengganti tenaga bahan bakar fosil dengan angin dan matahari dengan menghabiskan $369 miliar dalam pengeluaran iklim dalam Undang-Undang Pengurangan Inflasi.(red)
Baca artikel lainya: Wisatawan Berlibur Cuaca Ekstrem, Air Terjun dan Pantai Waspada
