• Sat. May 2nd, 2026

Dirut BPJS Ketenagakerjaan Mengklaim Data Aman, Bantah Dibobol oleh Hacker , Emang Bisa

ByAF

Jul 3, 2024
Dirut BPJS Ketenagakerjaan Mengklaim Data Aman, Bantah Dibobol oleh Hacker , Emang Bisa

Jakarta , Intra62.com . Dirut BPJS Ketenagakerjaan Mengklaim Data Aman, Bantah Dibobol oleh Hacker , Emang Bisa ? .  Data BPJS Ketenagakerjaan tidak disimpan di Pusat Data Nasional Sementara. Oleh karena itu, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo memastikan bahwa tidak ada peristiwa yang dapat memengaruhi data BPJS Ketenagakerjaan.

Di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/7/2024), Anggoro mengatakan kepada wartawan, “Oh nggak, kita di (pusat data) sendiri. Data kita di tempat kita sendiri. Semua kita backup.”

Selain itu, Anggoro mengklarifikasi rumor tentang kebocoran data BPJS Ketenagakerjaan. Dia memastikan bahwa rumor itu salah.

Anggoro menyatakan, “Kemarin kita mungkin mendapat berita seperti itu, tetapi setelah kita teliti itu bukan, bukan data kita. Setelah kita cek juga nggak ada peretasan, jadi saya rasa berita tersebut perlu diklarifikasi.”

Lebih lanjut, dia menjamin bahwa BPJS Ketenagakerjaan terus memperkuat keamanan data.

“Pasti kita akan meningkatkan,” kata Anggoro.

Baca juga : Iuran BPJS Kesehatan Terbaru Tahun 2024, Segini Bayarnya !

Kebocoran data kembali menjadi perhatian publik setelah kasus ransomware sebelumnya di Pusat Data Nasional Sementara (PDNS 2). Kali ini, kebocoran data dikaitkan dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Sebelumnya, rumor tentang kebocoran data BPJS Ketenagakerjaan tersebar luas di media sosial. Kamis, 27 Juni 2024, informasi ini diunggah oleh akun X di @FalconFeedsio.

Menurut keterangannya, “Seorang anggota BreachForums memposting tentang pelanggaran data besar yang melibatkan BPJS Ketenagakerjaan, suatu lembaga pemerintah yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden Indonesia dan bertanggung jawab untuk melindungi hak-hak pekerja.”

Selain itu, data seperti nama lengkap, tanggal lahir, alamat email, nomor telepon, kelompok usia, alamat tempat tinggal, kode pos, provinsi, dan lainnya diberikan untuk dibobol dan dijual oleh peretas. Namun, jumlah data yang diretas tidak disebutkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/