Jakarta, 8 Ap[ril 2026, Intra62.com – Debt Collector ditangkap Kepolisian Daerah NTT yang saat memasuki wilayah provinsi berbasis kepulauan tersebu Tahan Mobil Timor Leste.
Di Kupang, Jumat, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma mengatakan bahwa delegasi Timor Leste telah melaporkan kepadanya tentang kemungkinan praktik yang dapat mengganggu hubungan antara Indonesia dan Timor Leste, terutama NTT dan Timor Leste.
Sebuah laporan menyatakan bahwa individu yang tidak bertanggung jawab menagih hutang secara ilegal membuntuti dan menahan mobil Timor Leste dengan pelat nomor negara tersebut saat berada di wilayah NTT.
Baca Juga : Sejumlah Debt Collector Berulah lagi , Ambil Paksa Kendaraan di Jalan
Diduga, kendaraan itu ditahan untuk meminta uang dari pengunjung Timor Leste dan kondisi ini mengganggu serta dapat mengganggu kenyamanan untuk hubungan baik yang selama ini terjalin antara masyarakat NTT dan Timor Leste melalui kerja sama lintas batas dan hubungan sosial ekonomi.
Karena dapat mempengaruhi citra daerah dan menghambat penguatan kerja sama antara NTT dan Timor Leste, terutama dalam bidang pariwisata dan perdagangan, tindakan ini tidak dapat dibenarkan.
Pemerintah Provinsi NTT berkomitmen untuk membuat semua orang yang datang ke daerah merasa aman dan nyaman.
Dalam pertemuan dengan delegasi RDTL, saya mendapat laporan tentang kerja sama NTT-Timor Leste di bidang pariwisata, perdagangan, industri, pertanian, dan peternakan.
Selain itu, pemerintah Provinsi NTT mengimbau semua pihak untuk menjaga ketertiban dan mendukung hubungan kerja sama yang harmonis antara NTT dan Timor Leste.
Pemprov NTT akan melaporkan masalah tersebut kepada Polda NTT untuk penanganan dan tindakan hukum yang sesuai pada Debt Colector tersebut. (Red).
