Jakarta, Intra62.com – Menurut Laksma TNI Elmondo Sianipar, Komandan Gugus Keamanan Laut Koarmada III TNI AL, wilayah kerja Guskamla di Papua adalah wilayah strategis di Indonesia, dan prajurit TNI AL memiliki tiga karakter untuk menghadapi tantangan kerja.
Di Biak, Kamis, dia menyatakan bahwa dinamika tantangan yang dihadapi oleh prajurit TNI AL tiga karakter adalah Profesional, Cerdas, dan Rendah Hati.
Ia menyatakan bahwa masalah tambahan bagi anggota TNI AL yang bertugas di Papua termasuk keamanan laut, aktivitas legal di laut, munculnya ancaman non-tradisional, dan perubahan cepat dalam iklim maritim.
Ia menyatakan bahwa untuk menghadapi perang kontemporer, termasuk perang informasi, siber, dan hibrida, TNI AL membutuhkan prajurit yang profesional, cerdas, dan rendah hati.
Prajurit profesional dibangun oleh komitmen untuk selalu menjadi lebih baik dari diri kita kemarin daripada senjata canggih.
Namun, dia percaya bahwa prajurit TNI Al Cerdas bukan hanya orang yang mengelola arsenal tetapi juga orang yang membuat keputusan.
Dia menyatakan bahwa prajurit TNI Al memiliki kecerdasan intelektual selain kecerdasan sosial, emosional, dan moral.
“Keunggulan di medan operasi dimulai dari ketajaman membaca situasi dan menemukan solusi”, Katanya.
Dia menambahkan bahwa karakter lain yang harus dimiliki oleh prajurit TNI AL adalah karakter rendah hati, yang merupakan kekuatan dalaman yang membuat kita belajar, ingin mendengar, dan tidak pernah merasa paling hebat.
Prajurit TNI AL yang rendah hati selalu dicintai oleh bawahan, dihormati oleh senior, dan dipercaya oleh rakyat.
Aqua Dwipayana, ahli komunikasi, mengatakan bahwa prajurit TNI AL yang bekerja di wilayah operasional Komando Armada III TNI AL harus menjadi contoh bagi orang lain di tempat kerja dan di masyarakat.
Prajurit TNI Al diminta untuk selalu menerapkan prinsip profesional dalam setiap tugas dan tetap rendah hati.
Menurutnya, prajurit TNI AL juga harus memiliki kecerdasan sosial, emosional, dan moral.
Baca Juga : TNI AL Menggunakan Helikopter Untuk Mengirimkan Tenaga Medis Ke Lokasi Bencana Di Sumut.
(Red).
