• Sat. Apr 18th, 2026

BMKG: Musim Kemarau di Sumsel Akan Dimulai Pada Mei 2026 dan Akan Mencapai Puncaknya Dari Juli Hingga Agustus.

ByBunga Lestari

Mar 30, 2026

Jakarta, Intra62.com – Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau di Sumatera Selatan (Sumsel) akan mulai pada Mei 2026 dan mencapai puncaknya dari Juli hingga Agustus.

Menurut Wandayantolis, kepala BMKG Stasiun Klimatologi Sumsel di Palembang, Senin, beberapa daerah di Sumsel mungkin mengalami kemarau lebih awal daripada di daerah lain.

Analisis iklim menunjukkan bahwa di Zona Musim (ZOM) 125 dan 135 puncak musim kemarau terjadi lebih awal. Ini berarti bahwa wilayah-wilayah ini mungkin mengalami puncak musim kemarau lebih awal dari satu bulan.

Menurutnya, ZOM 125 mencakup wilayah Palembang, Musi Banyuasin, Penukal Abab Lematang Ilir, Muara Enim, dan Ogan Ilir, sementara ZOM 135 mencakup wilayah Ogan Komering Ilir (OKI) dan Ogan Komering Ulu (OKU) Timur.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau di Sumatera Selatan (Sumsel) akan mulai pada Mei 2026 dan mencapai puncaknya dari Juli hingga Agustus.

Menurut Wandayantolis, kepala BMKG Stasiun Klimatologi Sumsel di Palembang, Senin, beberapa daerah di Sumsel mungkin mengalami kemarau lebih awal daripada di daerah lain.

Analisis iklim menunjukkan bahwa di Zona Musim (ZOM) 125 dan 135 puncak terjadi lebih awal. Ini berarti bahwa wilayah-wilayah ini mungkin mengalami puncak musim kemarau lebih awal dari satu bulan.

Menurutnya, ZOM 125 mencakup wilayah Palembang, Musi Banyuasin, Penukal Abab Lematang Ilir, Muara Enim, dan Ogan Ilir, sementara ZOM 135 mencakup wilayah Ogan Komering Ilir (OKI) dan Ogan Komering Ulu (OKU) Timur.

“Wilayah tengah Sumsel diprediksi mengalami kemarau terlama, sekitar 13–15 dasarian,” katanya.

BMKG mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap konsekuensi musim ini, terutama kemungkinan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kekeringan, dan kekurangan air bersih.

Dia juga mengatakan bahwa pemerintah daerah harus meningkatkan persiapan untuk mengurangi dampak musim kemarau dengan mengontrol titik panas dan mengelola sumber daya air.

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/