• Thu. Jul 25th, 2024

    Bareskim Polri Bongkar Sindikat Penipuan Love Scamming, Raup Hingga Rp 50M Per Bulan

    ByASD

    Jan 20, 2024
    penipuan love scamming

    Jakarta, Intra62.com – Bareskrim Polri membongkar sindikat penipuan online dengan modus love scamming jaringan internasional. Dari aksi kejahatannya, sindikat ini mampu meraup hingga Rp 50 miliar per bulan.

    “Kami berhasil mengamankan 19 warga negara Indonesia yang terdiri dari 16 laki-laki dan 3 perempuan. Kemudian juga ada dua orang warga negara asing laki-laki,” kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro, dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (19/1/2024).

    Penangkapan dilakukan di salah satu apartemen di kawasan Grogol, Jakarta Barat, Rabu (17/1/2024).

    Djuhandhani menjelaskan penyidik telah menetapkan 3 tersangka dalam kasus ini. Tersangka diketahui merupakan dua warga China dan satu warga Indonesia.

    Dhujandhani mengatakan korban penipuan love scamming ini ada satu warga Indonesia dan 367 warga asing. Para WNA, lanjutnya, terdiri dari warga Amerika, Argentina, Brasil, Afrika Selatan, hingga German.

    Djuhandhani mengungkapkan para pelaku melancarkan aksinya di berbagai aplikasi kencan online yang ada. Melalui aplikasi itu, ia menjelaskan, mereka berpura-pura sedang mencari pasangan.

    Djuhandhani mengatakan saat korban terlihat tertarik, korban dan pelaku lalu saling bertukar nomor ponsel. Setelah itu, pelaku melakukan komunikasi yang lebih intens dengan korban hingga foto-foto syur untuk membuat korban lebih percaya kepada sosok pelaku.

    Setelah itu, pelaku membujuk korban untuk dapat berbisnis. Korban dirayu oleh pelaku untuk deposit sebesar Rp 20 juta agar dapat dibukakan akun toko online. Dari aksinya sindikat ini dapat meraup keuntungan hingga Rp 40-50 miliar per bulan dari ratusan korbannya.

    Baca juga:

    penipuan love scamming

    Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga tersangka dijerat Undang-Undang (UU) 45 ayat 1 juncto 27 ayat 1 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik juncto Pasal 55 dan/atau 378 KUHP.

    “Di sini dengan ancaman kalau penipuannya 4 tahun, namun terkait dengan ITE ancaman hukuman 6 tahun,” tutupnya. (red)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    slot777

    slot

    https://mtsnupakis.sch.id/wp-content/zeusslot/

    https://insankamilsidoarjo.sch.id/wp-content/slot-zeus/

    https://smpbhayangkari1sby.sch.id/wp-content/slot-zeus/

    https://mtsnupakis.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

    https://lookahindonesia.com/wp-content/bonus-new-member/

    https://sd-mujahidin.sch.id/wp-content/depo25-bonus25/

    https://ponpesalkhairattanjungselor.sch.id/wp-content/mahjong-slot/

    https://mtsnupakis.sch.id/wp-content/slot777/

    https://sdlabum.sch.id/wp-content/slot777/

    https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

    https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

    https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/