• Sun. Apr 19th, 2026

Aksi Sadis Pembunuhan di Wonogiri

ByIM

Dec 10, 2023
Aksi Sadis Pembunuhan

Wonogiri, Intra62.com – Sarmo, melakukan aksi sadis pembunuhan di Wonogiri, Kecamatan Girimarto. Pelaku ternyata sudah tidur di makam korban selama tiga bulan. Pelaku kasus pembunuhan ini diketahui bernama Sarmo 35 tahun, warga Dusun Ciman, Desa Sumagar, Kecamatan Gilimaruto, Provinsi Wonogiri.

Sekitar bulan April 2022, ia membunuh dua orang korban yaitu Sunaryo 46 tahun, warga Dusun Panggih, Desa Jatipurno, Kecamatan Jatipurno, dan Agung Santosa 47 tahun, warga Dusun Gomban, Desa Sajen, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, sekitar bulan November 2021.

Baca Juga: Juragan Grosir Mainan Dan Sembako, Tewas Dibunuh. Siapa Pelakunya?

Kapolres Wonogiri AKBP Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengungkapkan, pelaku meracuni korban dengan memberikan apotas dengan dicampurkan kedalam minuman.

Selanjutnya pelaku menguburkan sendiri kedua korbannya. Untuk menghapus jejaknya, pelaku menguburkan korban Sunaryo di rumahnya. Korban dikuburkan di bawah dipan tempat pelaku tidur sehari-hari.

“Sisa kerangka korban (Sunaryo) ditemukan di belakang rumah (rumah kecil di penggergajian kayu Sarmo).
Sebelumnya dikubur di bawah dipan (di dalam rumah) tempat pelaku tidur,” katanya di sebuah konferensi pers di Mapolres Wonogiri, Sabtu (9/12/2023).

Foto Sarmo, pelaku aksi sadis pembunuhan di Wonogiri. (Red/Intra62)

Indra menyebut, pelaku tidur di atas kuburan korban selama tiga bulan. Saat itu, tubuh korban dilumuri solar sehingga tidak bisa mencium baunya. Makam tersebut akhirnya dibongkar sendiri oleh pelaku karena takut aksi sadisnya diketahui polisi.
Setelah digali, jenazah korban dibakar dan tulang-tulangnya diremukkan.

“Setelah itu, jenazah korban Sunaryo digali. Pelakunya takut ketahuan, kemudian menggali kuburan dan membakarnya.
Lalu tulang yang tidak terbakar dihancurkan ya,” jelasnya.

Sekadar informasi kasus pembunuhan sadis ini terungkap saat pelaku melakukan pencurian di kawasan Nagadirojo. Tersangka ditangkap usai mencuri ponsel dan gergaji mesin. Sedangkan motif pembunuhan kemungkinan besar karena hutang atau faktor ekonomi.

Sarmo dan Agung Santosa memiliki hubungan bisnis di bidang perkayuan. Baik pelaku maupun korban sama-sama terlilit utang. Sementara itu, Sarmo dan Sunaryo menjalin hubungan soal gadai mobil. Mobil Sarmo digadaikan Sunaryo. (red/intra62)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/