• Sun. Jan 18th, 2026

Akhirnya Ketahuan PPATK , Pegawai Komdigi Yang Sembunyikan Rekening Judi Online .

ByAF

Nov 7, 2024
Akhirnya Ketahuan PPATK , Pegawai Komdigi Yang Sembunyikan Rekening Judi Online .

Jakarta , Intra62.com. Akhirnya Ketahuan PPATK , Pegawai Komdigi Yang Sembunyikan Rekening Judi Online . Menurut Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang terlibat dalam kasus judi internet . Sengaja menyembunyikan rekening yang mereka gunakan. Mereka juga sengaja mengirimkan nomor rekening lain untuk mengelabui.

Di Jakarta, Kamis (7/11), Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menyatakan, “Oknum-oknum Komdigi yang tertangkap juga mencoba menyesatkan kami dengan menyembunyikan nomor rekening kelompok mereka dan mengirimkan nomor rekening lainnya untuk kami tindak.”

Ivan menyatakan bahwa tindakan yang dilakukan pegawai Komdigi mungkin tidak diketahui oleh atasan mereka karena ini hanya dilakukan oleh pegawai di tingkat teknis.

Menurutnya, “teknis yang bermain, sehingga bisa jadi menteri atau pimpinan sebelumnya terkelabui.”

Dalam kasus dugaan penyalahgunaan wewenang untuk menutup situs judi online yang melibatkan pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Polda Metro Jaya telah menetapkan lima belas orang tersangka.

Dari 15 tersangka, 11 adalah pegawai Komdigi, sementara tiga adalah AK, AJ, dan A, yang bertanggung jawab atas operasi “kantor satelit”.

Baca juga : Meutya Ungkap Mohon Doa Agar Bersih-bersih  Sesuai Arahan Presiden Prabowo

Polisi melaporkan bahwa AK telah mengikuti seleksi penerimaan untuk tenaga pendukung teknis sistem pemblokiran konten negatif yang terbatas . Di Kementerian Komdigi pada tahun 2023, tetapi ia tidak diterima.

Meskipun tidak lulus, AK tetap bekerja di Kementerian Komdigi. Bahkan, mereka diberi wewenang untuk memblokir situs judi online.

Menurut Kombes Ade Ary Syam Indradi, Kabag Humas Polda Metro Jaya, AK masih dipekerjakan karena SOP baru telah diterapkan.

Pada hari Rabu (6/11), dia menyatakan, “Ternyata terdapat SOP baru yang memberikan kuasa kepada AK dan timnya.  Sehingga mereka dapat masuk menjadi tim pemblokiran website di Kementerian Komdigi.”

(redx )

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/