Jakarta, Intra62.com – Kontribusi sektor maritim terhadap PDB nasional yang saat ini tercatat 8,1 persen akan meningkat menjadi 9,1 persen pada tahun 2029, menurut rencana Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Dia menyatakan di Jakarta, Kamis, bahwa dia menargetkan peningkatan kontribusi sektor maritim terhadap PDB dari 8,1 persen pada tahun 2025 menjadi 9,1 persen pada tahun 2029.
AHY mengatakan bahwa pemerintah harus memperkuat kebijakan fiskal di sektor maritim, melakukan reformasi struktural, dan mendorong investasi swasta yang lebih besar untuk mencapai tujuan tersebut.
Selain itu, mereka berusaha untuk meningkatkan kapasitas dan efisiensi pelabuhan utama dan memperkuat jaringan tol laut, yang berfungsi sebagai pusat logistik nasional.
Baca Juga : DJP Jelaskan Transaksi Uang elektronik yang dikenakan PPN 12 persen.
Menurut AHY, ada sejumlah proyek strategis yang dirancang untuk mendorong pertumbuhan industri maritim nasional, termasuk terminal peti kemas dan produk di Jakarta; Pelabuhan Baru Makassar; Kalimantan Barat dan wilayah industrinya; dan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH).
Dia juga menyatakan bahwa pemerintah terus memperbarui dan modernisasi armada sekaligus meningkatkan kapasitas layanan di berbagai rute penting, termasuk yang tertinggal, terdepan, dan terluar, untuk memastikan layanan transportasi laut yang semakin andal, aman, dan efisien (3T).
Meskipun demikian, AHY menandatangani MoU dengan Rusia sebagai representasi pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kolaborasi di bidang maritim.
Salah satu tujuan kerja sama ini adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan dalam kegiatan angkutan laut melalui transfer teknologi dan transisi energi.
Selain itu, mendorong kerja sama maritim ilmiah dan teknis, mendorong transformasi infrastruktur pelabuhan yang berlandaskan lingkungan, dan mendorong kerja sama di industri galangan kapal.
Selain itu, mempromosikan pemanfaatan berkelanjutan sumber daya kelautan dan perikanan melalui pelatihan dan pendidikan di sektor maritim.
( Red ).
