Jakarta, Intra62.com – Apa Saja Keutamaan Bulan Muharram? Muharram bulan yang begitu istimewa menurut Islam. Dalam Al-Quran maupun hadist terdapat keutamaan tercatum di bulan Muharram. Tahun baru Islam bulan pertama dalam kalender Islam Hijriyah di kenal bulan Muharram.
Penuh harapan mendekatkan diri kepada Allah SWT, dianjurkan beribadah lebih khusu kepada umat Islam di bulan Muharram. Keistimewaan bulan ini banyak dirasakam langsung bagi umat islam yang beribadah dengan iklas karena Allah SWT.
Baca Juga: Lokasi Bersejarah di Makkah
Dalam surat Al Fajr ayat 1-2, Allah SWT berfirman.
(2) وَالْفَجْرِۙ (1) وَلَيَالٍ عَشْرٍۙ
“Demi waktu fajar, demi malam yang sepuluh,”
Dijelaskan dalam hadist, apa saja keutamaan bulan Muharram? yakni mendapat pahala berlipat ganda bagi yang mengerjakan ibadah di bulan ini.
Berdasarkan hadist, berikut keutamaan bulan Muharram.
Memperoleh Amal Berlipat
Untuk melaksanakan amal ibadah di bulan Muharram agar mendapatkan pahala berlipat. Umat Muslim dianjurkan untuk menjauhi perbuatan dosa.
Dari riwayat hadits yang diceritakan oleh Ibnu Abu Bakrah. Dikatakan, Nabi Muhammad SAW menyebut bulan Muharram menjadi salah satu bulan Haram di kalender Hijriah dan berkata,
Terdapat Puasa Terbaik Setelah Ramadan
Dibulan Muharram, Muslim disarankan untuk melakukan ibadah puasa. Saum atau Puasa sunnah yang dijalankan di bulan Muharram disebut menjadi yang terbaik setelah Ramadan.
Di riwayat lain dijelaskan, Ali bin Abi Thalib yang mengutip sabda Rasulullah SAW, “orang yang berpuasa di bulan Muharram dapat diterima taubatnya oleh Allah SWT”.
Dikutip HR Tirmidzi “Apabila ingin berpuasa setelah Ramadan, maka berpuasalah dibulan Muharram.
Terdapat Hari Asyura
Atas kemenangan yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Musa AS, Islam melakukan penghormatan dengan puasa sunnah pada hari itu.
Tertulis dalam hadits dari Ibnu Abbas, dikatakan:
Diriwayatkan Hadist Muslim, Saat Rasulullah tiba di Madinah, beliau melihat orang-orang Yahudi berpuasa di hari Asyura. Rasulullah bertanya, ‘Hari apa ini?’ “Hari yang baik, hari di mana Allah menyelamatkan Bani Israil dari musuhnya, sehingga Musa pun berpuasa pada hari ini sebagai bentuk syukur kepada Allah”. Dijawab mereka. Rasulullah mengucapkan, “Kami (kaum muslimin) lebih layak menghormati Musa dari pada kalian”. Nabi Muhammad SAW memerintahkan para sahabatnya untuk berpuasa.
Amalan Bulan Muharram
Muharram termasuk bulan yang baik untuk melaksanakan ibadah sunnah. Dikatakan dalam hadist dari Abu Hurairah RA. Bahwa Rasulullah SAW bersabda:
أفضل الصيام بعد رمضان شهر الله المحرم
Yang artinya: “Sebaik-baik puasa setelah Ramadan adalah puasa di bulan Allah, bulan Muharram.” (HR Muslim)
Puasa
Melaksanakan puasa sunnah di bulan Muharram sangat disarankan seperti beberapa puasa yang bisa dikerjakan dalam bulan ini adalah puasa Tasu’a (9 Muharram) dan puasa Asyura (10 Muharram), Ayyamul Bidh (13,14,15 Muharram) dan Senin Kamis.
Zikir
Banyak mengingat Allah atau zikir menjadi keutaman bulan Muharam. Anjuran untuk mengingat Allah ini telah disebutkan dalam beberapa surat dalam Al Quran, Berfirman Allah SWT dalam QS. Al-Ahzab ayat 41-42 sebagai berikut,
dalam tulisan arabnya يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا (41) وَسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلًا (42)
“Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang.
Sedekah
Kutipan riwayatkan hadits Sufyan bin Uyainah RA yang dikutip dari 12 Bulan Mulia-Amalan Sepanjang Tahun oleh Abdurrahman Ahmad As, tertulis “Amalan sedekah ibadah sunnah ini sangat dianjurkan dalam Islam”.
Lansir perjalanan Ibnu Uyainah RA selama 50 atau 60 tahun. Kutipan HR Muslim “Melapangkan keluarganya pada hari Asyura, maka Allah akan melapangkannya selama setahun itu”. (red/intra62)
