Jakarta , Intra62.com . Bandara Internasional Yogyakarta megah tapi sepi , Beban Angkasa Pura Triliunan Berat . Bandar Udara Internasional berada di Kapanéwon Temon, Kabupaten Kulon Progo .yang terletak 45 kilometer dari Kota Yogyakarta tepatnya
Bandar Udara ini diatas lahan 600 Ha ,dan kelihatan megah namun sepi . Daerah Istimewa Yogyakarta YIA sebagai buffer dari Bandar Udara Internasional Adisutjipto (JOG) yang kapasitas penumpang dan pesawat tidak menampung lagi .
Bandara tersepi ini mendapatkan izin pembangunan dari Menteri Perhubungan sejak tahun 2013 . Dan rampung diselesaikan pada saat pemerintahan Jokowi , tahun 2020.
Bandara YIA melakukan servis pelayanan penerbangan domestik , antara lain ke beberapa kota-kota di Indonesia . Serta melayani penerbangan internasional antara lain Singapura dan Malaysia .
Dalam beberapa tahun terakhir tercatat Bandara udara Adi sucipto ini hanya menampung 1,6 juta penumpang . Dan Bandar YIA ini target bisa menampung 20 juta penumpang per tahunnya , Ujar Dirut PT. AP 1 , Faik Fahmi .
Baca Juga :Korps Fajar Timur Yogyakarta silaturrhami dengan Kapolres Sleman
Bandar Udara Internasional mulai beroperasi Sejak dimulai layanan penerbangan komersial pada pertengahan tahun 2019 . Jumlah penumpang Bandara YIA terus mengalami peningkatan.
Pada tahun 2022, bandara ini melayani 2.940.798 penumpang terdiri dari 2.892.252 penumpang domestik dan 48.546 penumpang internasional.
Walaupun demikian jumlah penumpang pertahun tersebut masih relatif kecil jika dibandingkan dengan jumlah penumpang Bandar Udara Internasional Adi Sutjipto yang pada puncaknya di tahun 2018 melayani 8.417.089 penumpang[11].
Pemerintah Daerah DIY menyebutkan bahwa sepinya YIA bukan karena lokasinya yang jauh dari pusat kota, namun karena pengoperasian bandara yang bertepatan dengan pandemi Covid-19[12]. . ( Tim red )
