Jakarta, Intra62.com – Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa menyebut dirinya ingin terjun ke dunia politik. Terlebih, Andika Perkasa pernah studi di Tractenberg School of Public Policy and Public Administration, George Washington University.
Selanjutnya, Andika mengatakan diusianya yang masih muda memungkinkan masih bisa produktif di pemerintahan. Oleh karena itu, Andika tidak ingin berhenti berpikir dan bekerja.
“Kebetulan saya student of public policy ya itu ilmunya eksekutif lah yang membuat policy atau kebijakan, dan saya nggak boleh berhenti bekerja” ujar Andika dalam wawancara, dikutip Kamis (13/7/2023).
Baca Juga: Panglima TNI Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-77

Sementara itu, Andika yang lahir pada 21 Desember 1964 ini baru akan genap berusia 59 tahun pada Desember 2023 mendatang. Andika mengungkapkan, tingkat harapan hidup di Indonesia sendiri berkisar pada usia 71 hingga 73 tahun.
“Dengan kondisi kesehatan saya yang masih bagus. Saya juga masih 58 setengah, wah masih lama lah kita harus produktif dan jadi saya harus melanjutkan, nggak boleh berhenti, gitu aja. Pada akhirnya nanti ke mana, jadi apa, itu urusan belakangan,” kata Andika.
Demikian, tak menampik jalan masuk menuju pemerintahan sangat terbuka lebar bagi seorang pensiunan seperti dirinya, Andika menerangkan jalur kontestasi politik juga dapat menjadi pilihan untuk diraihnya.
“Masuk ke dalam pemerintahan dengan kapasitas sebagai pensiunan banyak arah bisa juga dari contohnya kita profesional saja, tapi kan bisa juga melalui politik,” kata Andika.
Kemudian, Andika ingin mengetahui lebih dalam sistem pengusulan calon eksekutif oleh suatu partai politik (Parpol). Tetapi, bagaimanapun jalan yang akan dipilih, Andika merasa yakin dengan modal ilmu di bidang eksekutif atau pemerintah yang sudah ia miliki.
“Yang paling penting apapun jalanya yang dipilih. Karena menurut saya pemerintah juga didirikan oleh presiden, atau gubernur, bupati, wali kota terpilih dan dalam pencalonan bakal presiden. Wakil presiden itu juga dilaksanakan oleh partai politik jadi sistemnya memang sistem yang harus menurut saya ya kenal sekalian. Mendingan saya ikut sekalian,” pungkasnya. (red/intra62.com)
