Jakarta, IOntra62.com –
Rabu (28/1), Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot menyatakan bahwa Prancis akan mendukung jika Korps Garda Revolusi Iran ditetapkan sebagai organisasi teroris.
Francais akan mendukung penetapan Korps Garda Revolusi Islam sebagai kelompok teroris di Eropa. Di akun X, Barrot mengatakan bahwa pemerintah harus segera membebaskan tahanan, mengakhiri eksekusi, mencabut blokade digital, dan mengizinkan misi pencarian fakta Dewan Hak Asasi Manusia PBB untuk menyelidiki pelanggaran yang dilakukan di Iran.
Dalam pertemuan menteri luar negeri di Brussels pada hari Kamis, dia menyatakan bahwa negara-negara Eropa lainnya akan mengadopsi sanksi terhadap mereka yang bertanggung jawab atas “penindasan yang tak tertahankan” terhadap pemberontakan rakyat Iran.
Barrot juga menyatakan bahwa aset mereka akan dibekukan dan mereka akan dilarang memasuki wilayah Eropa.
Sejak 28 Desember, demonstrasi di Grand Bazaar Tehran telah mengguncang Iran karena penurunan drastis nilai rial Iran dan kemerosotan ekonomi. Kemudian demonstrasi dilakukan di kota-kota lain.
Para pejabat Iran menyatakan bahwa Amerika Serikat dan Israel mendukung “perusuh bersenjata” untuk mendorong intervensi internasional, dan mereka memperingatkan bahwa setiap serangan AS akan menghasilkan respons “cepat dan komprehensif”.
Baca Juga : Kerjasama teknis Penerbangan Sipil Indonesia-Prancis
(Red).
