Jakarta, Intra62.com – Menurut Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara, 290 orang meninggal dunia sebagai akibat dari bencana alam di Sumut provinsi itu.
Laporan yang diterima di Medan pada hari Selasa oleh Pusdalops Sumut menunjukkan bahwa 290 orang meninggal di 11 kabupaten/kota dari 17 kabupaten/kota yang terkena dampak bencana alam. Untuk
Menurut data Pusdalops, ada 11 kabupaten/kota yang mengalami kematian, termasuk Kabupaten Utara sebanyak 32 orang, Kabupaten Tapanuli Tengah sebanyak 86 orang, Kabupaten Tapanuli Selatan sebanyak 79 orang, Kota Sibolga sebanyak 47 orang, Kabupaten Humabang Hasundutan sebanyak 8 orang, dan Kota Padangsidimpuan sebanyak 1 orang.
Selain itu, terdapat 2 jiwa di Kabupaten Pakpak Bharat, 7 jiwa di Kota Medan, 11 jiwa di Kabupaten Langkat, 16 jiwa di Kabupaten Deliserdang, dan 1 jiwa di Kabupaten Nias.
Menurut Sri Wahyuni Pancasilawati, Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, laporan tersebut merupakan data awal yang diterima dari Pusdalops PB Sumut.
“Data ini diupdate pada tanggal 1 Desember pukul 21 WIB,” kata Sri Wahyuni.
Dia menyatakan bahwa wilayah dan sejumlah pemangku kebijakan terkait telah melakukan berbagai tindakan untuk menangani bencana tersebut.
Dia menyatakan, “Untuk perkembangan atas bencana itu akan terus diinformasikan, termasuk data-datanya.”
Kota Medan, Tebingtinggi, Binjai, Padangsidimpuan, dan Sibolga adalah 17 kabupaten/kota yang terkena dampak bencana alam, menurut data Pusdalops.
Selain itu, kabupaten Deliserdang, Serdangberdagai, Langkat, Humbang Hasundutan, dan Pakpak Bharat.
Selanjutnya, kabupaten Nias, Tapanuli Utara, Asahan, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Mandailing Natal, dan Batubara.
Baca Juga : Bencana Hidrometeorologi Agam Menyebabkan Kerugian Sebesar Rp 59,82 Miliar.
(RED).
