Jakarta, Intra62.com – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mengatakan bahwa semakin banyak laporan kekerasan terhadap anak yang diterima, yang menunjukkan bahwa ruang komunikasi dalam keluarga harus diperkuat.
Dalam pembukaan peringatan Hari Anak Sedunia di Jakarta, Kamis, Menteri PPPA Arifah Fauzi menjelaskan bahwa peningkatan laporan tidak sepenuhnya menunjukkan jumlah kasus yang meningkat, tetapi lebih pada keberhasilan kampanye yang mendorong anak dan masyarakat untuk berani melapor.
Meskipun dia tidak menjelaskan secara rinci tentang peningkatan laporan kekerasan terhadap anak, ia menganggap temuan ini sebagai pengingat penting untuk memperkuat semua elemen perlindungan.
Dia menyatakan bahwa, karena sifatnya multidimensional, faktor ekonomi, pola asuh yang tidak sesuai, lingkungan, dinamika pergaulan, dan pernikahan usia dini masih menjadi penyebab utama kekerasan terhadap anak di masa lalu.
Ia juga mengatakan bahwa laporan yang lebih baik harus dilihat sebagai kesempatan untuk memahami keadaan sebenarnya di masyarakat, sehingga intervensi kebijakan multipihak dapat lebih tepat sasaran untuk menyelesaikan masalah secara menyeluruh.
Menurutnya, intervensi harus dilakukan secara lintas sektor.
Program Ruang Bersama Indonesia, yang merupakan platform kerja sama untuk perlindungan anak dan perempuan, diberikan oleh Kementerian PPPA.
Program ini merupakan evolusi dari program desa dan kelurahan yang ramah anak yang beroperasi selama periode kementerian sebelumnya.
Ruang Bersama Indonesia adalah forum koordinasi yang melibatkan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat untuk menyelesaikan masalah kekerasan secara terpadu, menurut Arifah.
Selain itu, peran orang tua diperlukan di ruang bersama Indonesia ini. Dia mengatakan bahwa hal-hal seperti mendengarkan suara anak adalah cara mudah untuk mencegah kekerasan, karena keluarga yang tidak banyak berkomunikasi cenderung tidak mengetahui gejala awal masalah.
Baca Juga : Bimbing Pemerintah Desa Kelola Keuangan Transparan.
(Red).
