• Wed. Jun 3rd, 2026

Rupiah Dipengaruhi Ekspektasi Suku Bunga Acuan The Fed Akan Bertahan Tinggi Lebih Lama.

ByBunga Lestari

Oct 29, 2025

Jakarta, Intra62.com – Taufan Dimas Hareva dari Bursa Komoditi dan Derivatives Indonesia (ICDX) mengatakan ekspektasi bahwa suku bunga acuan Federal Reserve akan bertahan lebih lama menyebabkan pelemahan nilai tukar rupiah.

Hal ini diikuti oleh sejumlah data ekonomi Amerika Serikat yang tetap stabil, termasuk pertumbuhan PDB (Produk Domestik Bruto) dan klaim pengangguran mingguan yang tetap stabil.

Pada penutupan perdagangan Rabu sore, nilai tukar rupiah melemah sebesar 9 poin, atau 0,05 persen, menjadi Rp16.617 per dolar AS. Ini turun dari sebelumnya Rp16.608 per dolar AS.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia hari ini juga melemah dari Rp16.622 per dolar AS.

Minat terhadap aset berisiko di Asia, termasuk kurs rupiah, ditahan oleh imbal hasil obligasi AS yang tinggi.

Pelaku pasar menyatakan bahwa, setelah Bank Indonesia mempertahankan BI-Rate pada level 6,25% pada pekan lalu, mereka masih menunggu perkembangan kebijakan tambahan suku bunga dari bank tersebut.

Pelaku pasar disarankan untuk menunggu dan melihat hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC), yang akan diumumkan pada Rabu malam waktu Amerika Serikat pada 30 Oktober 2025.

Menurut Research and Development ICDX, “Keputusan dan pandangan Federal Reserve (FFR) akan menjadi petunjuk utama arah kebijakan moneter AS ke depan dan berpotensi mempengaruhi sentimen terhadap aset berisiko, termasuk rupiah.”

Baca Juga :  Rupiah Diperkirakan Menguat Jelang Pertemuan China-AS

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/