Jakarta, Intra62.com – Seorang pria yang diduga mencuri sepeda motor di wilayah Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat (Jakbar), meninggal dunia setelah dirawat di Rumah Sakit Rumah Sakit Polri Kramat Jati setelah diamuk oleh massa.
Menurut Iptu Aang Kaharudin, Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, pria berinisial W (31) asal Lampung itu sudah dalam keadaan babak belur ketika polisi tiba di lokasi.
Setelah itu, kami segera dibawa ke Kramat Jati (RS Polri), dirawat, dan beberapa jam kemudian diketahui meninggal. Jadi, dia meninggal semalam (27/10). Aang menyatakan bahwa keluarganya sudah datang.
Ketua RT 006 RW 008 Duri Kosambi, Muslih, menyatakan bahwa pelaku tidak lagi sadarkan diri setelah ditahan oleh polisi.
Muslih menyatakan bahwa pelaku ditargetkan oleh massa karena kondisi mereka yang parah.
Ketika pelaku dibawa ke Mapolsek Cengkareng oleh polisi, Muslih mengatakan bahwa dia masih hidup dan bernafas meskipun dia berlumuran darah dan tak sadarkan diri.
Setelah berhasil membobol dan membawa motor korban dengan didorong, pelaku kemudian dipergoki oleh korban yang sontak mengejarnya.
Setelah kalah dalam perebutan motor, pelaku kemudian melarikan diri dengan berlari masuk ke permukiman penduduk.
Pelaku sempat mengancam orang-orang yang mengejarnya saat melarikan diri dengan mengeluarkan senjata api.
Jalan pelarian yang sekaligus dijadikan tempat bersembunyi pelaku akhirnya mengarah pada sebuah gang tanpa jalan.
Gerombolan orang di Gang Masjid Al Hikmah akhirnya menangkap pelaku, yang kemudian menjadi sasaran pengeroyokan dan diamuk oleh massa.
Baca Juga : Di Jakbar, Dua Begal Bersenjata Api Babak Belur Diamuk Massa.
( Red ).
