Jakarta, Intra62.com – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Abdul Muhaimin Iskandar, yang juga dikenal sebagai Cak Imin, meminta Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menerapkan disiplin dan tanggung jawab yang diperlukan untuk menghentikan praktik yang tidak sesuai dengan standar.
“Pegang kepercayaan yang sudah diberikan. Mutu dan pelayanan harus menjadi yang utama,” kata Cak Imin
Cak Imin mengajukan permintaan ini karena program Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah memenuhi kebutuhan dasar masyarakat seperti anak-anak dan kelompok rentan.
Dia mengatakan, “Jika ada kekurangan, itu karena ada penyelewengan. Penyelewengan ini harus dikontrol.”
Untuk saat ini, dia menyatakan bahwa SPPG Sibolga, yang berlokasi di Jalan Zainul Basri Htagalung, Aek Tolang, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, dapat dianggap sebagai model bagi SPPG lainnya.
Dia menyatakan, “SPPG ini layak menjadi contoh. Standardisasi produksinya tepat waktu, jadi tidak basi, dan makanannya pun masih baru.”
Menko PM menyatakan bahwa standardisasi yang baik harus menjadi contoh karena produksi yang tidak tepat waktu menyebabkan makanan menjadi basi.
Sementara para petugas di sini sangat paham tentang standar dan kualitas pemenuhan MBG, dia menyatakan.
Baca Juga :BGN Menugaskan 5.000 Orang Juru Masak Profesional Ke Berbagai SPPG.
( Red ).
