• Mon. May 25th, 2026

Tiga orang tewas dalam kebakaran sumur minyak di Blora

ByAF

Aug 18, 2025
Tiga orang tewas dalam kebakaran sumur minyak di Blora

Blora , Intra62.com . Tiga orang tewas dalam kebakaran sumur minyak di Blora.  Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora, Jawa Tengah, kebakaran sumur minyak ilegal di Dukuh Gendono. Yaitu Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, masih menyebabkan korban terus menerus.

Hingga Senin siang, tercatat tiga orang yang mengalami luka bakar serius meninggal dunia. Tiga korban meninggal dunia disebutkan oleh Mulyowati, Kepala Pelaksana BPBD Blora. Tanek (60) adalah warga RT 01 RW 02 Desa Gandu. Wanita berusia 52 tahun Sureni tinggal di RT 04 RW 01 Dukuh Gendono.Wanita berusia 50 tahun, Wasini, tinggal di RT 02 RW 01 Dusun Bendono.

Selain itu, dua korban tambahan, Yeti (30) dan AB (2), yang berasal dari Desa Gandu, masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Sardjito Yogyakarta. 50 kepala keluarga (KK) juga harus mengungsi ke rumah kerabat karena kebakaran yang terjadi pada Minggu (17/8) sekitar pukul 11.30 WIB.

Tidak hanya manusia, tetapi juga hewan ternak. Sebanyak tiga ekor kambing dan enam ekor sapi berhasil diselamatkan, tetapi dua kambing dan satu sapi dilaporkan mati terbakar.

Rumah warga juga mengalami kerusakan yang sangat parah. Salah satu rumah warga Dukuh Gendono, Tamsir, mengalami kerusakan yang sangat parah.

Empat rumah Sureni, Sukrin, Suntari, dan Suparman juga dilaporkan mengalami kerusakan sedang.

Ia menjelaskan bahwa ledakan di sumur minyak masyarakat menyebabkan kebakaran. Ledakan dan semburan gas membuat kobaran api sulit dikontrol. Api sangat besar dengan tekanan gas tinggi sehingga tidak dapat dikontrol secara mandiri. Dia menyatakan bahwa mereka telah bekerja sama dengan Pertamina HSSE dan Badan Pengelola Energi (BPE).

Hingga Senin siang, pasukan gabungan terus bekerja di lokasi untuk memadamkan api, membangun tanggul, dan menyediakan air untuk mencegah kobaran api menyebar.

Luka Bakar

Dia menjelaskan, “Selain fokus pada pemadaman, kami juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk langkah lanjutan.”

Satu korban meninggal dunia di IGD pada Minggu (17/8) malam karena luka bakar 90 persen, menurut laporan awal dari RSUD dr. R. Soetijono Blora.

Empat korban lainnya mengalami luka bakar yang parah dan saat ini sedang menunggu proses rujukan melalui Sistem Rujukan Terintegrasi, juga dikenal sebagai Sisrute.

Farida, Kabid Pelayanan RSUD dr. R. Soetijono Blora, mengatakan bahwa rujukan ke RSUP dr. Kariadi Semarang masih menunggu dokter, sementara dua dokter sedang dipersiapkan ke RSUD dr. Soetomo Surabaya.

 

Baca juga : Tingkatkan Produksi Minyak, ESDM Optimalkan Sumur tua di Blora

(Anisa-red)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/