Jakarta , Intra62.com . Saat Prabowo menceritakan sejarah Candi Borobudur, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron terlihat dekat.
Seskab Teddy menyatakan bahwa peristiwa itu terjadi ketika Presiden Prabowo mengemudikan mobil golf boogie yang membawa Presiden Macron. Brigitte Macron, dan putra Presiden Prabowo, Didit Hediprasetyo, dari pelataran Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, menuju tangga utama.
Seskab Teddy, mengutip salah satu unggahan di akun resmi Instagramnya @sekretariat.kabinet pada Jumat. Berkata, “Keakraban keduanya tampak jelas dari percakapan santai dan penjelasan Prabowo tentang sejarah dan keistimewaan Borobudur.”
Di pelataran Candi Borobudur, kedua kepala negara itu berjabat tangan erat saat foto bersama, kata Seskab Teddy.
Presiden Prabowo dan Presiden Macron memberikan pernyataan setelah berkeliling Candi Borobudur dari pelataran hingga puncak selama sekitar 45 menit.
Di pelataran Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (29/5), Presiden Prabowo menyatakan, “Adalah kehormatan bagi saya sebagai Presiden Republik Indonesia untuk hari ini menemani sahabat saya, Presiden Republik Prancis.”
Candi Borobudur, karya seni wangsa Syailendra, dilihat oleh Presiden Macron dan delegasi.
Di depan para tamu, Presiden menegaskan bahwa Borobudur adalah warisan budaya dunia karena sejarahnya yang kaya dan makna spiritualnya.
Baca juga : Deklarasi Strategis Bidang kebudayaan Antara Indonesia – Prancis, Begini Kata Presiden Prabowo
Presiden menyatakan bahwa sebagai bangsa dengan filosofi, dasar negara adalah Pancasila yang menghormati semua agama dan kepercayaan.
Kunjungan Presiden Macron, Brigitte Macron, dan delegasinya ke Candi Borobudur pada Kamis (29/5) merupakan penutup dari rangkaian kunjungan resmi yang akan dia lakukan di Indonesia dari tanggal 27 Mei hingga 29 Mei 2025.
Sebagai bagian dari kunjungan resminya ke kawasan Indo-Pasifik, Presiden Macron pergi ke Singapura setelah melewati Indonesia.*
(anisa-red
