INTRA62.com – Penelitian terbaru mengenai keanekaragaman hayati hutan bakau di Kamboja telah mengungkapkan kekayaan satwa liar yang menghuni habitat penting namun terancam ini.
Seperti dilansir dari Wion News, Senin (15/4/2024), penelitian yang dilakukan di cagar alam Peam Krasop dan cagar alam Koh Kapik Ramsar mengidentifikasi ratusan spesies, mulai dari kelelawar dan burung hingga ikan dan serangga.
Penduduk yang tercatat selama survei antara lain berang-berang berbulu, berang-berang berbulu halus, musang bintik besar, kera ekor panjang, kucing pemancing, dan beberapa jenis kelelawar. Keanekaragaman satwa liar yang diamati ini telah mengejutkan para ahli biologi.
Stefanie Rog, yang memimpin survei tersebut, mengatakan kepada Guardian: “Kami telah menemukan 700 spesies berbeda di hutan bakau ini, namun kami pikir kami baru saja mulai mengeksplorasi keanekaragaman hayati”. Pernyataan itu disampaikan bersamaan dengan laporan tim yang dipublikasikan pada hari Minggu (14/4).
Baca juga:
- Terdapat beberapa Satwa Yang Menghiasi Solo Safari Zoo
- Kunjungi, Taman Margasatwa Ragunan Kini Mempunyai Fasilitas Perpustakaan Daring
Penemuan ini menunjukkan betapa pentingnya melindungi hutan bakau, yang tidak hanya menjadi habitat bagi berbagai satwa liar tetapi juga berperan penting dalam melindungi garis pantai dari erosi dan badai.
Hilangnya hutan bakau yang terus berlanjut akibat deforestasi dan pengembangan pesisir merupakan ancaman serius terhadap keanekaragaman hayati dan kesejahteraan manusia.
Laporan tersebut menyerukan upaya konservasi yang lebih besar untuk melindungi hutan bakau Kamboja dan menjamin kelangsungan spesies satwa luar biasa yang hidup di sana.
