• Sun. Apr 19th, 2026

Tiga calon wakil presiden (cawapres) Berkontestasi Beradu Gagasan dalam Debat.

ByAF

Dec 23, 2023
Cawapres beradu gagasan

tJakarta , Intra62.com . Tiga calon wakil presiden (cawapres) yang berkontestasi dalam Pilpres 2024 beradu gagasan dalam debat yang digelar di Jakarta, Jumat (22/12) malam. Tema debat kali ini adalah ekonomi kerakyatan dan digital, keuangan, investasi, pajak, perdagangan, pengelolaan APBN/APBD, infrastruktur, dan perkotaan.

Proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara menjadi perdebatan yang panas dalam Debat Pilpres 2024 seri kedua . Yang mempertemukan tiga cawapres, yakni Muhaimin Iskandar, Gibran Rakabuming Raka, dan Mahfud MD.

Gibran menyebut anggaran IKN tidak sepenuhnya ditanggung APBN.  Sementara Mahfud mendebat IKN belum ada investor dan Muhaimin Iskandar menyebut akan membangun 40 kota baru.

Dalam debat kali ini, Muhaimin Iskandar, pasangan dari capres Anies Baswedan, sempat kerepotan . Yaitu menjawab pertanyaan dari pesaingnya, Gibran Rakabuming Raka tentang State of the Global Islamic Economy (SGIE).

Secara keseluruhan, pengamat ekonomi kerakyatan dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Hempri Suyatna, menilai jawaban dari para cawapres mengenai persoalan ekonomi kerakyatan dan digitalisasi “tidak terlalu tajam” dan “belum fokus pada inti persoalan yang dihadapi masyarakat”.

Hempri juga menilai kurang elaborasi dan kurang membeberkan langkah konkret yang akan dilakukan.

Baca juga : Kapan Debat Cawapres 2024 Dilangsungkan?

Senada, peneliti Center of Food, Energy, and Sustainable Development dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Dhenny Yuartha Junifta mencatat ada sejumlah hal yang luput dalam debat cawapres kali ini.

“Beberapa cawapres saling berdebat terkait dengan bagaimana meningkatkan tax ratio, cuma di sisi lain.  Soal bagaimana langkah-langkah tax ratio itu dapat ditingkatkan, sepertinya luput dari perdebatan kali ini,” ujar Dhenny.

Hal  debat ini menjadi adu gagaasan yang blunder . Banyak retorika halusinasi untuk unjuk gigi masing-masing calon wakil presiden ,”Ujar Anis , pengamat spiritual politik dari AWDI .

Secara subsantif belum ada kualitas yang mempunyai konsep kemandirian ekonomi Kerakyatan .Formulasi ekonomi kerakyatan juga tidak jelaskan secara gamblang oleh masing-masing peserta debat . ( red )

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/