Jakarta , Intra62.com . DPP AWDI nilai Bansos menjelang Pilpres 2024 sebagai Kegagalan yang Nyata. Hal Ini dikemukakan oleh Wakil sekjend DPP AWDI , Anis fu’ad Ir di kantor pusat AWDI , Selasa ( 14/11/2023 ).
Acapkali fenomena Bansos menjadi tren dalam perspektif pembangunan ekonomi mendekati Pilpres , Pilkada ,” ujar Anis . Dinamika Bantuan Sosial baik berupa Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) atau bantuan beras keliling saat presiden kunjungan kerja hanya sebatas on the spot . Sehingga sangat dipertanyakan efektivitas program tersebut .
Apalagi lagi jika dikaitkan dengan pertumbuhan ekonomi atau peningkatan pendapatan perkapita . Tentunya masih sangat tidak relevan dalam membuat analisis dangkal seperti itu .
Dalam konteks penanggulangan kemisikinan yang hanya diselesaikan melalui bansos , semisal beras ini sangat bergantung pada kessediaan stok di bulog dan petani . Dan apabila kurang memenuhi kebutuhan , paling yang diandalkan adalah impor dan impor lagi . Mestinya pemerintah punya strategi dan action plan dalam menyelesaikan ekonomi rakyat tersebut ,” pungkasnya .
Baca juga : DPP AWDI Balham Wadja Prihatin dan Mengingatkan
Adalah sebuah kegagalan yang nyata ketika pengambilan keputusan sesaat , Bansos dijadikan action dalam menyelesaikan problem jangka panjang . Apalagi ditambah dengan adanya dugaan sebagai pola vote getter dalam pilres 2024 .
Menciptakan branding bahwa capres dan cawapres melalui bansos sudah kuno ,” jelas Anis . Dan terkesan tidak visioner . Maka di era digital , DPP AWDI mengajak segenap relawan dan Paslon Capres untuk membangun Indonesia melalui Visioner yang lebih konkret .
Sekali lagi Bansos memang tindakan konkrit namun tidak visioner . Karena ekonomi rakyat manjadi taruhan dalam iklim politik yang potensi cawe – cawenya cukup besar . ( red )
