• Sun. Apr 19th, 2026

Pentingnya Peran Lintas Sektor Bagi Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Lumajang

ByIM

Oct 16, 2023

Lumajang, Intra62.com – Pentingnya peran lintas sektor bagi percepatan penurunan stunting di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur memang memerlukan beragam program dengan kemasyarakatan dan inovasi.

“TP PKK merupakan salah satu organisasi masyarakat yang berkontribusi dalam upaya penurunan stunting atau tengkes di Lumajang. Intervensi yang diberikan sangat baik, memberdayakan masyarakat melalui program, inisiatif yang telah dilaksanakan,” kata Direktur Dinas Kesehatan. Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Lumajang, Dr. Rosyidah pada kegiatan internalisasi pengasuhan balita. Dalam rangka penurunan stunting di masyarakat, dilaksanakan di Graha Nagara Bhakti, Kantor BKD Lumajan, Jumat (13/10/2023).

Baca Juga: Mengapa Anggaran Yang Dialokasikan Untuk Pembelian Biskuit Guna Mengatasi Stunting, Dihentikan?

Dokter Rosyidah juga mengungkapkan Tim Dukungan Keluarga (TPK), Pengurus PKK dan Sahabat PKK memimpin PKK dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting di wilayah tersebut.

Diterangkannya, “TPK, kader PKK, dan kawan-kawan PKK memimpin PKK untuk mendukung pemerintah dalam mengurangi masalah stunting di daerah, karena merekalah orang-orang yang paling  dekat dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Ia menambahkan, dalam peran TPK-nya, pengurus PKK dan PKK Sabahat, termasuk melakukan sosialisasi dan dukungan. Hendaknya membawa anak-anak yang mengalami keterlambatan perkembangan untuk diperiksa di fasilitas kesehatan.

“Selain pelayanan medis, juga diberikan informasi  pentingnya pola asuh yang baik pada 1.000 hari pertama kehidupan,” jelasnya.

Sementara itu, Perwakilan BKKBN Jatim Nur Hotimah menjelaskan. Penanganan stunting sebenarnya dilakukan sejak masa kehamilan atau pembuahan hingga anak menginjak usia 2 tahun yang dikenal dengan masa 1000 HPK (hari pertama kehidupan). Ia berpendapat, permasalahan tumbuh kembang pada periode 1000 HPK. Hingga balita disebabkan oleh faktor multidimensi dan bukan hanya karena pola makan ibu hamil dan balita yang buruk. Namun berbagai faktor antara lain kesehatan, kebersihan, tumbuh kembang  dipengaruhi oleh faktor orang tua.

“Keunggulan pendidikan sangat menentukan kualitas generasi penerus yang dilahirkan dalam sebuah keluarga. Karena sebagian besar waktu pada awal kehidupan setiap individu  dihabiskan bersama keluarga di lingkungan rumah dan merupakan masa paling mendasar pada setiap tahapan kehidupan. Sering disebut masa emas, oleh karena itu sangat penting bagi “calon orang tua untuk merencanakan dan mempersiapkan kehamilan dan menjadi orang tua secara optimal,” tuturnya.

Kegiatan internalisasi ini dibawakan oleh Resource Manager. Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Rahayu Agus Triyono, Endah Suprapti, S.Psi., Psikolog Dinas Psikologi Cempaka Bunda Kabupaten Lumajang. Konsultan Keluarga Berencana, yang disaksikan Ketua  PKK Kabupaten Kota, Petugas BKB (Pembinaan Keluarga untuk Balita). BKR (Pembinaan Keluarga Remaja), BKL (Pembinaan Keluarga Lanjut Usia), Saka Kencana dan Duta Gender. (red/intra62)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/