Jakarta, Intra62.com – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mendesak segera distop perang dan tindakan kekerasan untuk menghindari peningkatan korban jiwa dan harta benda hancur.
Perang yang dimaksud Jokowi adalah konflik Hamas dan Israel yang berlangsung sejak Sabtu (7/10/2023) dan hingga kini telah memakan korban jiwa lebih dari 1.600 orang.
Baca Juga: Jokowi Bertemu dengan SBY di Istana Bogor, Ada Apa?
Presiden Jokowi mengatakan pada Selasa (10/10/2023) “Indonesia desak untuk segera diakhirinya perang dan tindakan kekerasan guna menghindari banyaknya korban jiwa. Dan hancurnya harta benda, karena meningkatnya konflik dapat menimbulkan dampak kemanusiaan yang lebih besar.” di Istana Merdeka, Ibukota Jakarta.
Dalam keterangannya, Jokowi mendesak segera distop perang dan kekerasan yang terjadi di wilayah konflik untuk menghindari jatuhnya korban lebih banyak.
Lebih lanjut, Presiden Jokowi juga mendorong penyelesaian segera masalah-masalah penyebab konflik antara Palestina dan Israel sesuai kesepakatan yang telah disepakati. Asal muasal konflik, yaitu pendudukan Israel di wilayah Palestina, harus segera diselesaikan sesuai batas yang disepakati PBB, kata Jokowi.
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga menyampaikan upaya pemerintah Indonesia dalam menjamin keselamatan warga negara Indonesia (WNI) di Palestina.
Baginya, instruksi terkait perlindungan WNI di wilayah konflik telah diteruskan ke kementerian terkait.
Lanjutnya, “Saya mengimbau Menteri Luar Negeri dan kementerian terkait segera mengambil tindakan cepat untuk melindungi WNI yang berada di zona konflik.” tutupnya. (red/intra62)
