Jakarta , Intra62.com . 9 Cara Mengatasi Naiknya Asam Lambung . Tubuh merasa tidak nyaman ketika asam lambung naik. Sebenarnya, naik asam lambung tidak masalah jika tidak terjadi dengan sering dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.
Sebab, apabila keluhan ini terus mengganggu kualitas hidup Anda, Anda mungkin menderita asam lambung naik kronis atau penyakit refluks gastroesofagus (GERD).
Cara mengobati asam lambung naik adalah dengan memperbaiki pola hidup Anda, seperti makan secara teratur dan menghindari makanan yang dapat meningkatkan asam lambung. Mengonsumsi obat juga dapat meredakan asam lambung naik.
Pertimbangkan kembali kebiasaan Anda sebelumnya untuk memulai perubahan pola hidup. Coba ingat, apakah Anda sering berbaring segera setelah makan? Berapa sering Anda makan makanan berlemak?
lebih-lebih lagi jika makanan tidak dikunyah dengan benar. Mulai sekarang, hentikan kebiasaan buruk ini dan lakukan hal-hal sederhana untuk mengurangi dan mengatasi gejala asam lambung naik.
Baca juga : Menkes Ungkap Sudah Lakukan Screening Kondisi Kesehatan Petugas KPPS, Cek Fakta ?
9 Metode untuk Mengurangi Asam Lambung yang Naik
Makan Teratur , Pastikan Anda memakan makanan dengan teratur karena waktu makan yang tidak teratur adalah salah satu penyebab asam lambung meningkat. Mulailah mengatur jadwal makan Anda setiap hari.
Beri Jeda , Setelah makan, jangan langsung berbaring atau tidur, karena ini dapat menyebabkan asam lambung naik ke tenggorokan. Beri jeda setidaknya tiga jam sebelum berbaring atau tidur.
Rajin Ngemil , Mengatur porsi makan: Makan dengan porsi kecil tetapi sering adalah cara selanjutnya untuk mengobati asam lambung. Makan porsi besar sekaligus dapat menyebabkan asam lambung meningkat. Anda harus makan sering, misalnya enam kali sehari (sarapan, makan siang, makan malam, dan 3 makanan selingan).
Mengunyah makanan dengan benar . secara perlahan membantu pencernaan Anda dan mengurangi risiko konstipasi. Kunyah makanan Anda dengan hati-hati, setidaknya 20 kali per suapan.
Stop Merokok
Olahraga Teratur , Perhatikan waktu dan gerakan yang Anda lakukan saat berolahraga. Hindari berolahraga langsung setelah makan; jika Anda ingin berolahraga, tunggulah setidaknya dua jam setelah makan.
Selain itu, perhatikan gerakan yang Anda lakukan tidak memicu tekanan pada lambung, seperti melompat atau bergoyang. Namun, jika Anda mengalami masalah asam lambung naik, berolahraga secara teratur sangat disarankan, asalkan dilakukan dengan benar.
Stop Merokok , Sfingter esofagus adalah cincin otot di kerongkongan yang berfungsi untuk membuka dan menutup katup kerongkongan saat diperlukan. Berhenti merokok adalah salah satu kebiasaan yang dapat mengganggu fungsi sfingter esofagus. Merokok melemahkan cincin otot ini, membuat asam lambung lebih mudah naik.
Jaga berat badan ideal: Orang obesitas lebih mudah mengalami peningkatan asam lambung karena perut menekan otot diafragma, atau otot pernapasan. Oleh karena itu, pastikan untuk mempertahankan berat badan yang ideal dengan mengontrol pola makan Anda dan melakukan lebih banyak aktivitas fisik.
Atur Posisi Tidur , Cara menurunkan asam lambung berikutnya adalah dengan mengatur posisi tidur Anda, dengan tubuh bagian atas lebih tinggi daripada tubuh bagian bawah. Tingkatkan sandaran di pinggang Anda agar posisinya lebih tinggi daripada bagian bawah tubuh.
Tujuannya adalah untuk mencegah asam lambung naik karena gravitasi. Jangan hanya mengalami sakit kepala, karena itu dapat menekan perut.
Menghindari makanan yang memicu asam lambung: Makanan berlemak memicu asam lambung karena memerlukan waktu lebih lama untuk dicerna oleh tubuh. Oleh karena itu, jika Anda mengalami gejala asam lambung, Anda harus mencatatnya sendiri. Berikut beberapa makanan yang dapat menyebabkan asam lambung.
Kopi, air kelapa, air lemon, air jahe, dan buah asam .
(redx )
