Jakarta, Intra62.com –
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengimbau organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mencari cara pembiayaan kreatif untuk meningkatkan PAD.
Dalam pernyataannya di Jakarta, Kamis, Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Suharini Eliawati mengatakan, “Melakukan pembiayaan kreatif untuk membantu kegiatan-kegiatan prioritas tetap berjalan.”
Komisi C DPRD DKI Jakarta berharap setiap OPD dapat membuat rencana yang lebih kreatif untuk meningkatkan pendapatan daerah. Ini karena penguatan PAD tidak dapat lagi bergantung pada metode konvensional.
Ismail, Sekretaris Komisi C DPRD DKI Jakarta, mengatakan bahwa setiap OPD harus mempertimbangkan strategi pembiayaan kreatif untuk mendapatkan sumber pendapatan baru.
Dia menyatakan, “PAD mungkin hanya bisa kita tingkatkan dengan melakukan creative financing.”
Ismail menyatakan bahwa mengoptimalkan aset milik pemerintah DKI Jakarta merupakan salah satu potensi pembiayaan kreatif.
Dia menegaskan bahwa Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD) telah mulai mengidentifikasi dan menggambarkan perkembangan aset Barang Milik Daerah (BMD) yang memiliki nilai ekonomi.
Dia menyatakan bahwa optimalisasi aset tidak hanya terbatas pada lahan kosong. Aset yang telah memiliki bangunan juga dapat dikerjasamakan dengan pihak ketiga selama itu bermanfaat bagi komunitas.
Menurutnya, “termasuk melalui kerja sama dengan pihak ketiga atau swasta.”
Dia menegaskan bahwa pengelolaan aset harus meningkatkan nilai APBD sehingga aset daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemeliharaan.
Ismail menyatakan bahwa hal itu tidak boleh menjadi beban APBD, tetapi hasilnya harus bisa masuk kembali ke APBD.
Baca Juga : Disdik DKI Memastikan Bahwa Pewarnaan Ijazah Tidak Hanya Bersifat Simbolis.
Baca Juga : Raperda Perlindungan Perempuan Mulai Dibahas Baperda DPRD DKI.
(Red).
